Bau Vagina Bisa Menandakan Masalah Kesehatan



NAFAZNEWS.COM -  Sherry Ross, MD, seorang obgyn dan penulis Sheology: The Definitive Guide to Women Intimate Health menyatakan, bahwa bau vagina bisa menandakan kesehatan kewanitaan.

Melansir dari Health, dokter Ross menegaskan untuk menentukan sehat dan tidaknya vagina melalui bau, kuncinya adalah mengenal bau normal vagina Anda.

"Sulit untuk menentukan dengan tepat seperti apa aroma vagina yang sehat karena setiap wanita memiliki bau yang berbeda-beda," kata dokter Ross.

"Tetapi beberapa wanita menggunakan kata-kata seperti tanah, matang atau sedikit asam untuk menggambarkan bau vagina normal mereka, kuncinya adalah mengetahui bau normal Anda," tambahnya.

Menurut Ross, perempuan biasanya akan merasa aneh jika mencium bau tidak biasa dari vagina.

"Kita semua dengan vagina biasanya tahu perasaan canggung itu jika ada bau baru dan aneh yang menghampiri kita," kata dia.

Vagina sendiri disebut sensitif terhadap perubahan yang di lingkungan sehari-hari. Jadi, apapun yang memengaruhi keseimbangan tubuh akan memengaruhi bau serta jenis cairan dan konsistensi baunya.

"Tapi, bau vagina yang kuat atau misalnya, bau amis mungkin tidak normal dan bisa menunjukkan masalah," tulis sebuah arikel di web resmi Mayo Clinic.

Menurut dokter Ross, faktor-faktor yang mempengaruhi bau vagina termasuk penggunaan antibiotik, spermisida, pasangan seksual baru, dan frekuensi seks.

Perubahan kadar hormon yang disebabkan oleh kehamilan, menyusui, menopause, infeksi vagina, bakteri, dan infeksi menular seksual juga akan mengubah bau vagina.

"Faktor-faktor ini tidak hanya dapat menyebabkan bau aneh tetapi juga dapat membuat gejala tidak nyaman lainnya," kata dokter Ross.

Ciri Perubahan Bau Vagina dan Masalah Kesehatan

Infeksi vagina biasanya termasuk gatal di vulva, rasa terbakar, kemerahan, dan pembengkakan serta perubahan bau mencurigakan mungkin menandakan vaginosis bakteri atau trichomoniasis IMS.

Jika Anda berpikir mungkin memiliki infeksi vagina, penting bagi Anda mengunjungi dokter untuk tes dan melakukan perawatan yang tepat.

Mengubah diet juga bisa membuat aroma vagina berubah. Makanan tertentu mengganggu keseimbangan pH vagina yang dapat menyebabkan bau tidak biasa.

Menurut dr. Ross, makanan yang membuat perubahan bau vagina adalah bawang putih, bawang merah, mint, kunyit, keju biru, kol, kembang kol, asparagus, daging merah, dan cuka.

"Rokok, alkohol, dan tidak minum cukup air juga dapat mengubah keadaan di bawah," kata Ross seperti dimuat laman himedik.com.

Kebiasaan kebersihan juga memengaruhi aroma vagina. "Ingat, vagina Anda seperti bagian tubuh lainnya yang itu perlu dijaga kebersihannya," ujar dokter Ross.

"Vagina memiliki kelenjar keringat dan folikel rambut yang dapat menarik bakteri dan berkontribusi pada bau yang kuat," imbuhnya.

Selain itu, lokasi vagina di dekat anus sangat penting untuk menjaga area tersebut tetap bersih untuk menghindari penumpukan bakteri yang dapat menyebabkan bau.

Dokter Ross juga menegaskan bahwa sebersih apapun perempuan, bau vagina yang alami tidak akan berbau wangi seperti citrus atau bunga-bungaan.

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post