Jokowi Larang Mudik, Warga Nekat Sembunyi dalam Bagasi Bus di untuk Hindari PSBB

Beredar foto di media sosial soal pemudik yang diduga nekat bersembunyi di bagasi bus di Terminal Ciledug, Kota Tangerang, untuk menghindari razia larangan mudik, Minggu (26/4/2020). (@TangerangNews2020 / Istimewa)


NAFAZNEWS.COM - Beberapa waktu lalu, pemerintah memberlakuan larangan mudik Lebaran di tengah pandemi COVID-19 oleh pemerintah sejak 24 April hingga 31 Mei 2020. Aturan ini merupakan bagian dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Larangan itu tak hanya berlaku bagi kendaraan pribadi, tapi juga kendaran umum.

Pasca aturan tersebut berlaku, banyak pengendara roda dua dan empat yang terjaring razia petugas karena mencoba mudik. Akhirnya mereka pun diharuskan kembali.

Di tengah gencarnya razia, belakangan beredar foto di media sosial terkait penumpang bus yang nekat mudik dengan bersembunyi di bagasi.

Dilansir dari Tangerangnews.com, foto tersebut diunggah oleh pemilik akun twitter @akurommy, pada Sabtu (25/4/2020).

Dalam keteranganya, para penumpang dikatakan bersedia membayar Rp450 ribu untuk bisa duduk di bagasi agar terhindar dari razia petugas.

Disebutkan, foto diambil di Terminal Bus Ciledug, pada Jumat (24/4/2020).

Terkait hal itu, Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Bambang Dewanto mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ke lapangan.

Pengecekan dilakukan di Terminal Pasar Lembang Ciledug, yang merupakan terminal bayangan. Sebab, tidak ada terminal bus resmi di kawasan timur Kota Tangerang ini.

"Langsung dipantau, tapi (di terminal) Lembang tidak ada AKAP yang beroperasi. Di Ciledug juga tidak ada terminal bus," katanya kepada TangerangNews, Minggu (26/4/2020).

Sehingga Bambang menyimpulkan foto tersebut diperkirakan bukan berlokasi di kawasan Ciledug.

Bambang menuturkan pihaknya telah melayangkan surat edaran kepada perusahaan-perusahaan otobus di Kota Tangerang untuk tidak beroperasi.

"Kita sudah membuat surat kepada PO agar tidak beroperasi serta agen atau pull tidak menjual tiket," jelasnya.

Langkah itu, kata dia, untuk mengimplementasikan kebijakan larangan mudik sesuai Permenhub No 25/2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Musim Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka Pencegahan Penyebaran COVID-19.

"Kami juga sudah mengimbau kepada angkutan umum terkait jam operasional PSBB," pungkasnya.  (riausky)

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post