Mentan: Neraca Pangan Kita Cukup Bagus, Stok Beras Tersedia 15 Juta Ton

Syahrul Yasin Limpo


NAFAZNEWS.COM - Jaminan ketersediaan pangan di tengah wabah Covid-19 merupakan tugas utama pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian.

Menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, wabah virus corona baru ini merupakan tantangan yang harus dihadapi, solusi kesehatan harus juga bisa dijamin dari hadirnya food security untuk rakyat.

“Itu menjadi tugas saya bersama seluruh jajaran pemerintahan, tidak hanya Kementerian Pertanian, tetapi semua harus bersama-sama mempersiapkan ketahanan pangan kita agar 267 juta orang terjamin makannya untuk menghadapi semua tantangan kehidupannya, termasuk tantangan Covid-19,” beber Yasin Limpo lewat keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu (26/4).

Dari neraca pangan nasional, jelasnya, Indonesia memiliki neraca yang cukup bagus dan dapat dikatakan terkendali dengan baik. Sebab semuanya cukup tersedia dari hasil pertanian di seluruh Indonesia.

“Kami memulai dengan tiga opsi pendekatan. Pendekatan yang optimis, ada pendektaan moderat, dan pendekatan pesimis melihat seperti apa eksisting dari lahan-lahan pertanian bisa gabah, kemudian diproses menjadi beras dan distribusi masuk ke pasar-pasar untuk menjamin konsumsi rakyat yang ada,” jelasnya.

Dari neraca pangan pada Februari, pemerintah masih punya stok pangan yang cukup besar. Dia mendata, sedikitnya kurang lebih 3,5 juta ton. Kemudian pada Februari itu ada perkiraan produksi beras dan sawah di Indonesia berproduksi hampir 12,4 juta atau 12 juta lebih.

“Kalau begitu ada produksi 12 juta, ada stok di Bulog dan di penggilingan kurang lebih menjadi 15 juta (ton),” tandasnya.




Artikel ini telah tayang di Rmol.id

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post