Belum Genap 24 Jam Menikah, Wanita ini Sudah Tinggalkan Sang Suami, Begini Kisahnya



NAFAZNEWS.COM - Sebuah pernikahan adalah momen paling membahagiakan bagi pasangan kekasih yang akhirnya bersatu menjadi sepasang suami istri. Tak jarang kemudian mereka mengadakan sebuah pesta yang sangat mewah untuk merayakan hari bahagianya itu.

Ketika sepasang kekasih menikah dan resmi menjadi suami istri, sejak itulah mereka akan mulai mengarungi rumah tangganya. Namun, sayang hal tersebut justru tak dialami oleh pasangan yang satu ini.

Belum genap 24 jam menikah mempelai wanita tinggalkan suaminya
Ya, hal lain justru dialami oleh pasangan asal Malaysia ini. Belum genap 24 jam menikah, pasangan ini harus menerima sebuah kenyataan pahit.

24 jam setelah keduanya mengikat janji suci Ijab Qabul, mempelai wanita justru harus pergi meninggalkan suaminya untuk selamanya.

Meninggal karena kanker
Sepasang suami istri yakni Azzam dan Fatin Nursyahirah Yusuf harus menerima kenyataan pahi. Setelah meminang istrinya, Azzam harus rela melepaskan Fatin.

Fatin meninggal dunia karena penyakit kanker yang telah dideritanya selama bertahun-tahun.

Kisah cinta Azzam dan Fatin yang baru akan memulai berumah tangga ini berakhir pada bulan Agustus 2018 lalu. Hal itu terkuak setelah adik dari Fatin yakni Shukur Yusuf membagikan kisah sang kakak di akun Facebooknya.

Dari postingan itu, diketahui bahwa Azzam dan Fatin menikah pada 3 Agustus 2018 lalu. Dan setelah melangsungkan pernikahan, tiba-tiba kondisi kesehatan Fatin mengalami penurunan. Hingga akhirnya pada 4 Agustus 2018, Fatin menghembuskan nafas terakhirnya.

Derita kanker sarkoma stadium 4
Shukur juga membagikan kisah panjang sang kakak selama melawan penyakit kanker yang dideritanya.

Ternyata sejak tahun 2017 lalu, Fatin menerima diagnosa dirinya terkena kanker sarkoma stadium 4.

Shukur pun kemudian mengatakan bahwa Tuhan lebih mencitai kakaknya. Sehingga ia meninggal dunia pagi hari setelah menikah dengan Azzam. Dan sontak saja, postingan Shukur itupun langsung viral.

"Tuhan lebih mencintai dia dan dia meninggalkan kamu pada waktu fajar pada hari Sabtu dengan Mama, Abah, Suaminya, Mak Besah dan saya sendiri di sisinya," tulis Shukur.

Kankernya sudah menyebar
Dilansir dari media setempat, Shukur pun kemudian menceritakan kisah sang kakak selama melawan penyakit kanker yang dapat muncul di seluruh tubuh karena berkembang di jaringan ikat, seperti otot, lemak, tulang, tulang rawan, dan pembuluh darah tersebut.

Menurut Shukur, Fatin sudah menjalani dua kali operasi serta radioterapi guna membunuh sel kanker yang di dalam tubuhnya. Namun, kondisi wanita 24 tahun itu justru tak teratasi karena sel kanker sudah menyebar ke beberapa bagian tubuhnya.

Meminta untuk segera menikah
Lebih lanjut, Shukur menuturkan bahwa kakaknya hanya meminta agar pernikahan dengan Azzam segera dilangsungkan. Hingga akhirnya pada bulan Juni 2018 lalu, mereka melakukan pertunangan.

"Dia tidak bisa dihibur. Dia hanya meminta untuk bisa melanjutkan pernikahan bersama kekasihnya," ujar Shukur.

Keluarga merasa bersyukur
Dan karena kedua belah keluarga setuju akan permintaan Fatin tersebut, maka mereka pun akhirnya menikah. Meskipun pada saat itu, kondisi Fatin sudah menurun. Bahkan Shukur mengaku dirinya dan keluarganya merasa bersyukur karena kakaknya telah resmi menjadi istri Azzam.

"Kami sangat tersentuh oleh Azzam dan ketulusan keluarganya yang menerima orang yang sakit untuk menjadi bagian dari kehidupan mereka. Setelah upacara solemnisasi, kami merasa bersyukur dan lega bahwa mereka barsatu sebagai suami dan istri, bahkan jika itu hanya untuk sementara waktu," ucap Shukur.

Fatin tak pernah merepotkan
Shukur pun mengatakan bahwa pada hari pernikahan kakaknya itu, Fatin adalah orang yang paling berbahagia. Bahkan menurut Shukur selama sakit, sang kakak tak pernah merepotkan siapapun.

"Dia adalah orang yang paling bahagia dan beruntung. Tapi dia akan menjaga kesakitannya sendiri karena dia tidak pernah ingin merepotkan siapa pun, itu kakak saya," pungkas Shukur.

Dan sontak saja setelah pada bulan Agustus 2018 lalu dibagikan, postingan Shukur ternyata telah disukai oleh banyak pengguna Facebook. Bukan hanya itu, postingan tersebut pada 7 April 2019 telah dibagikan lebih dari 34 ribu kali.

Pada beberapa postingannya, Shukur juga membagikan foto pernikahan sang kakak dengan suaminya. Bahkan ada pula foto ketika Fatin berbaring lemas ditemani oleh Azzam.

Mengenal Kanker Sarkoma
Sementara itu untuk kanker Sarkoma yang diderita oleh Fatin memang kurang dikenal oleh banyak orang. Sarkoma merupakan salah jenis kanker ganas yang dapat menyerang tubuh. Kanker sarkoma ini dapat muncul di seluruh tubuh karena berkembang di jaringan ikat, seperti otot, lemak, tulang, tulang rawan, dan pembuluh darah.

Meskipun terdengar asing, ternyata kanker sarkoma ini merupakan salah satu jenis penyaikit yang berbahaya. Untuk gejala dan ciri-cirinya sendiri seringkali tak disadari oleh masyarakat. Pasalnya ternyata gejala penyakit yang satu ini seringkali menyamar.

Saat gejala itu muncul banyak penderita menganggapnya tidak berbahaya lantaran dianggap sebagai penyakit ringan seperti nyeri dan perut kembung.
Penyebabnya belum diketahui

Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab berkembangnya sel kanker jaringan lunak ini di dalam tubuh seseorang.

Namun, faktor yang meningkatkan risiko terkena sarkoma diantaranya adalah riwayat sarkoma di keluarga, memiliki penyakit kelainan tulang, kelainan genetik seperti neurofibromatosis, sindrom Gardner, retinoblastoma, atau sindrom Li-Fraumeni, serta juga terpapar radiasi.


Penyakit langka
Kanker sarkoma sendiri tergolong sebagai sebuah penyakit langka pasalnya hanya ditemui pada satu persen kasus kanker pada orang dewasa, perkembangan kanker ini kian pesat.

Penelitian yang pernah dilakukan di Inggris menunjukkan lompatan signifikan dalam jumlah orang yang didiagnosis sarkoma setiap tahunnya yakni dari 3.800 menjadi 5.300.

Sementara itu, dari studi yang dilakukan di Amerika Serikat memperkirakan bahwa ada lebih dari 13 ribu orang di Negeri Paman Sam itu yang terdiagnosis sarkoma jaringan lunak pada tahun 2018 lalu. Dan dari penelitian itu pula ada sekitar 5 ribu orang yang meninggal dunia.

Sementara itu, berdasarkan data dari Parkway Cancer Center dan Parkway Hospitals, Singapura, terdapat lebih dari 70 sub-tipe kanker sarkoma. Hal inilah yang kemudian membuat sarkoma rumit untuk didiagnosis dan ditangani.

Ditambah lagi dengan pemahaman masyarakat dan bahkan sebagian tenaga medis yang masih sangat terbatas tentang sarkoma tersebut. Hingga seringkali diagnosis yang diberikan keliru sehingga membuat penanganannya terlambat dan terkadang justru tidak tepat.

 

 

Sumber: Planet.merdeka.com

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post