Hadiri Deklarasi KAMI, Dubes Palestina Mengira Din Syamsuddin Bikin Acara 17 Agustus

NAFAZNEWS.COM - Di antara sejumlah tokoh yang menghadiri deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) pada Selasa 18 Agustus 2020 kemarin, tampak pula Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun.

Dia terpantau hadir ke acara deklarasi KAMI. Kehadirannya pun menuai polemik di media sosial.

Beberapa pihak menganggap kehadirannya di deklarasi KAMI memiliki nuansa politik, sementara perwakilan negara asing di suatu negara seharusnya netral.

Di tengah ramainya sorotan tersebut, pihak Kedutaan Besar Palestina di Indonesia kemudian memberi klarifikasi bahwa kehadiran Dubes Zuhair di acara KAMI sama sekali bukan untuk tujuan politik.

Dubes Zuhair rupanya diundang Din Syamsuddin via WhatsApp.

"Pak Dubes sebenarnya beliau itu tidak tahu menahu tentang koalisi. Tentang undangan yang beliau tahu itu pure diundang Pak Din Syamsuddin karena menghargai Pak Din sebagai sahabat," terang pihak Kedutaan Besar Palestina dikutip dari liputan6, Selasa 18 Agustus 2020.

Menyangka Acara 17 Agustus

Dubes Palestina disebutkan sudah pulang dari acara pada sekitar pukul 14.30 WIB.

Pihak Kedubes Palestina mengaku kaget melihat komentar negatif di media sosial, sebab Dubes Zuhair tidak punya niat politik dalam deklarasi KAMI.

Ketika diundang oleh Din Syamsuddin, Dubes Zuhair mengira acara itu terkait 17 Agustus. Pihak Kedubes Palestina pun menegaskan sama sekali tidak berniat ikut campur dunia politik di Indonesia.

"Beliau (Dubes Zuhair) menghargai Pak Din Syamsuddin karena mengundang beliau secara langsung melalui WhatsApp di peringatan 17 Agustus," ujar pihak Kedubes Palestina.

Pihak Kedubes Palestina menegaskan bahwa tidak ada niat sama sekali menetang pemerintah sah di Indonesia. Apalagi pemerintah Indonesia dianggap pro-Palestina.

"Selama ini pemerintah Indonesia tetap konsisten dengan Palestina dan kita tidak ikut campur dalam politik dalam negeri Indonesia karena bukan ranah Palestina," kata pihak Kedubes Palestina.

Dubes Zuhair pun konsisten untuk tidak menghadiri acara politik partai di Indonesia. Sebab, ia tak ingin dianggap memihak.

"Pak Dubes selau diundang salah satu partai untuk perayaan pun beliau tidak pernah datang karena beliau tidak mau memihak ke salah satu partai, apalagi yang against pemerintah," tegas pihak Kedubes Palestina.

sumber:  terkini.id

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post