Penusuk Syekh Ali Katanya Gangguan Jiwa Sejak 4 Tahun Lalu, Tahun 2018 Sempat Posting Ini

NAFAZNEWS.COM - Gangguan jiwa lagi? Setidaknya itu informasi yang dihimpun polisi. Pemuda yang menusuk Syekh Ali Jaber, katanya, mengalami gangguan jiwa sejak empat tahun terakhir.

Pelaku penusukan bernama Alfin Andrian. Berdasarkan keterangan, dia kini berusia 24 tahun. Lahir 1 April 1996.

Dia warga Jalan Tamin, Gang Kemiri, Kelurahan Suka Jawa. Berdasarkan keterangan orang tuanya, M Rudi, yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa sejak empat tahun lalu.

Benarkah? Dalam screenshot postingan di Facebook yang beredar, Alfin tampaknya masih baik-baik saja pada 2018.

Dalam sebuah postingan pada 5 April 2018, dia terlihat sedang selfie. Wajah dan pakaiannya baik-baik saja. Tidak terlihat tanda-tanda gangguan jiwa seperti pada umumnya.

Pada postingan itu, dia menulis, "I want to be better person from yesterday." Mungkin orang dengan gangguan jiwa bisa menuliskan kata-kata seperti itu?

Pada foto lain yang beredar, Alfin tampak menikmati semangkuk bakso. Berpose di depan kamera. Dia mengangkat kaki di atas bangku. Gaya yang menunjukkan dia begitu menikmati makanan tersebut.

Alfin tiba-tiba berlari ke atas panggung di halaman Masjid Falahudin, Jalan Tamin, Tanjung Karang, Bandarlampung, Minggu sore (13/9/2020). Syekh Ali Jaber sedang duduk di kursi dan tengah berbincang dengan seorang santri yang diantar ibunya naik ke panggung.

Alfin secepat kilat menghunjamkan pisau ke arah Syekh Ali Jaber. Beruntung, pisau itu hanya mengenai lengan kanan bagian atas.

Saking kerasnya tusukan itu, sampai-sampai pisaunya patah. Syekh Ali Jaber mencabut sendiri potongan pisau itu sebelum dilarikan ke puskesmas terdekat untuk menjalani perawatan.

"Pelakunya sudah ditangkap, masih kami dalami motifnya," kata Kapolsek Tanjung Karang Barat, AKP David Jackson, sebagaimana dikutip dari Rakyatku.com.

Alfin akhirnya jadi bulan-bulanan jemaah sebelum diamankan polisi. Terlihat wajahnya lebam dan mengeluarkan darah.

Sementara Syekh Ali Jaber sudah dibawa ke hotel tempatnya menginap usai mendapat perawatan di puskesmas.


Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post