Polisi Ungkap Sebab Buaya Tak Sentuh Jasad Wanita Cantik Korban Pembunuhan di Berau: Tak Ada Kejahatan Yang Sempurna!




NAFAZNEWS.COM - Aparat kepolisian berhasil meringkus terduga pelaku pembunuhan terhadap seorang wanita berinisial FS (25) yang mayatnya ditemukan di kandang buaya daerah Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

Pelaku merupakan teman kencan FS, yang berinisial RA (34).

RA diamankan di sebuah kos-kosan daerah Kelurahan Kasongan, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Pelaku diduga sedang bersembunyi usai membunuh wanita yang merupakan teman kencannya.

"Sudah ditangkap satu orang. Inisial RA. Ditangkap di kos-kosan keluarganya, daerah Kasongan, Kabupaten Kating, Kalteng," kata Kapolres Berau, AKBP Edy Setyanto Erning saat dikonfirmasi wartawan, Senin (26/10/2020).

RA (34) jadi tersangka karena diduga membunuh dan membuang mayat wanita FS (25) ke kandang buaya di Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).

RA diduga membuang jasad wanita malang itu itu ke kandang buaya untuk menghilangkan jejak.

"Alasannya kan supaya dia (jasad) nggak ketemu, kalau nggak tenggelam, akan dimakan buaya," kata Kapolres sebagaimana dilansir dari detik.com.

RA membuang jasad FS ke sungai yang menjadi habitat buaya di Berau, Kaltim.

Namun, jasad itu tersangkut di ranting kayu hingga tidak tercebur ke air.

"Tidak ada kejahatan yang sempurna. Mau dibuang ke situ ternyata nyangkut di ranting, nggak sampai ke sungai," ujarnya.

Jasad FS lalu ditemukan dengan tangan terikat dan mulut terlakban di dekat kandang buaya, Rabu (21/10) sekitar pukul 16.00 Wita. Kandang buaya itu yakni sungai yang merupakan tempat habitat buaya.

RA lalu ditangkap polisi di wilayah Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, pada Ahad  (25/10). RA telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

"(Pasal) 340 (KUHP), (Pasal) 338 (KUHP), ancaman hukuman mati. Pembunuhan berencana," ujarnya.

Edy mengatakan RA mulanya mem-booking FS. Setelah karaoke, keduanya lalu pergi. Sebelum membunuh korban, RA bersetubuh dengan FS di mobil.

"Kan dia ini setelah karaoke itu, dia mau ke tempat yang kedua, mau hubungan badan lagi ke tempat kedua ini, saat di jalan dia berhenti beli tali sama beli lakban. Baru ke lokasi, dia ke lokasi berhubungan badan lagi di mobil, setelah hubungan badan ini lah dijerat lehernya pakai tali," ujarnya.


Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post