Tips agar Tidak Merasa Sakit saat Malam Pertama


NAFAZNEWS.COM - Langkah-langkah ini bisa kamu lakukan agar tidak merasa sakit saat pertama kali berhubungan seks. Banyak yang mengatakan pengalaman pertama saat berhubungan seks terasa menyakitkan sehingga meninggalkan sedikit trauma.

Rasa nyeri ketika berhubungan seks saat malam pertama sering dikaitkan dengan robeknya selaput dara, lapisan tipis jaringan yang sebagian menutupi vagina sehingga meninggalkan flek cokelat atau sedikit darah. Padahal, tidak semua perempuan memiliki bercak tersebut.

Menurut ahli terapi fisik dasar panggul Amanda Olson, DPT, PRPC, sekaligus penulis buku Restoring the Pelvic Floor for Women, kegugupan atau kurangnya gairah dapat berkontribusi terhadap rasa sakit ketika berhubungan seks pertama kali.

Dan kadang, keterbatasan pada otot dasar panggul juga menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, akan memaparkan beberapa tips agar tidak merasa sakit saat malam pertama dari para ahli yang dikutip dari Kinkly sebagai berikut.

1. Lakukan peregangan untuk memperkuat dasar panggul agar berhubungan seks nyaman

Megwyn White, seksolog klinis bersertifikat dan direktur pendidikan untuk brand Satisfyer, menyarankan untuk melakukan peregangan atau latihan yang dapat memperkuat dasar panggul agar tidak merasa sakit saat malam pertama.

Peregangan yang melepaskan ketegangan di panggul akan membantu Mama merasa lebih nyaman ketika berhubungan seks.

Salah satu latihan yang bisa Mama lakukan adalah yoga, terutama untuk posisi membuka pinggul, yaitu pose warriorstance atau pose pigeon.

Selain yoga, Mama juga bisa mencoba pilates, terutama posisi mengangkat kaki yang bagus untuk masalah ini. Atau melakukan pose squat dan bridge untuk memperkuat dasar panggul.

2. Relaks dan hilangkan stress untuk mencegah hiperaktif otot dasar panggul

Wajar jika Mama merasa tegang dan stres karena ini merupakan pertama kali berhubungan seks.

Olson mengatakan bahwa stres dapat menyebabkan seseorang mengepalkan dasar panggul (sebagai cara perlindungan dari alam bawah sadar) yang mengarah pada titik pemicu atau simpul pada otot dasar panggul (hiperaktif otot).

Mama dapat mencegahnya dengan menunggu sampai benar-benar siap, merencanakannya, dan membicarakan semua kecemasan yang mungkin dirasakan dengan Papa.

Mulailah dengan melakukan banyak foreplay, melakukan dengan posisi yang nyaman bagi Mama, dan berhenti jika Mama merasa tidak nyaman secara fisik atau emosional.

3. Masturbasi untuk mengetahui sentuhan yang menggairahkan sehingga nyaman

Menurut White, masturbasi bisa membantu Mama mengenal tubuh sendiri dan bahkan dapat merangsang aliran darah ke vagina sehingga membantunya mengeluarkan pelumas alami.

Setelah mengetahui jenis sentuhan apa yang membuat Mama bersemangat, ajari Papa cara bagaimana harus menyentuh Mama supaya bergairah.

Hal ini akan memperkecil kemungkinan mengalami ketidaknyamanan fisik sehingga tidak merasa sakit saat malam pertama.

4. Latihan pernapasan dalam untuk merangsang lebih banyak aliran darah dan lubrikasi

White meminta untuk melakukan latihan pernapasan dalam agar membantu tubuh Mama rileks dan terhubungan dengan tubuh sendiri sehingga menjadi lebih intim dengan Papa.

Saat bernapas dalam-dalam, ini akan mendukung koneksi otak dengan tubuh ke pusat seksual Mama. Ditambah, dapat merangsang lebih banyak aliran darah dan lubrikasi (cairan pelumas alami yang keluar dari vagina saat terjadi rangsangan seksual).

Latih pernapasan dalam saat Mama masturbasi sehingga nantinya akan terjadi secara alami ketika berhubungan seks dengan Papa.

5. Lakukan foreplay untuk mendapatkan rangsangan, terutama bagian klitoris

Mungkin Mama masih malu karena baru pertama berhubungan seks, tapi tentu boleh meminta Papa merangsang Mama dengan menggunakan tangan atau mulutnya.

White berpendapat bahwa seks oral adalah cara yang luar biasa untuk membuat Mama bersemangat melakukan seks. Dan ini merupakan cara yang bagus untuk mendukung relaksasi dan membuat Mama bernapas.

Selama stimulasi manual, Papa bisa memasukkan satu atau dua jari ke dalam agar Mama terbiasa dengan penetrasi. Pastikan pula Mama mendapatkan rangsangan klitoris untuk orgasme. Karena semakin mengaktifkan klitoris maka semakin mudah penetrasi awal.

6. Merangsang klitoris untuk meningkatkan kenikmatan penetrasi pada vagina

Klitoris bertanggung jawab atas sebagian besar kesenangan yang Mama alami saat berhubungan seks.

Merangsangnya, baik dengan tangan Mama sendiri maupun tangan Papa selama hubungan seksual dapat meningkatkan kenikmatan dan mencegah agar tidak merasa sakit saat malam pertama.

White menambahkan bahwa stimulasi klitoris dapat mendukung orgasme dan aliran darah sehingga meningkatkan kenikmatan penetrasi pada vagina.

Dan melakukan stimulasi klitoris sendiri pun bisa membantu mengaktifkan klitoris internal yang terletak sekitar 5cm atau lebih di dalam vagina Mama.

7. Gunakan pelumas agar penetrasi lebih mudah dan seks terasa nyaman

Semakin vagina terlumasi maka semakin lancar penis Papa meluncur dan seks pun akan terasa nyaman. White merekomendasikan penggunaan pelumas berbahan dasar air, jika menggunakan kondom. Kalau tidak, dapat menggunakan pelumas berbahan dasar minyak.

Namun, White menegaskan untuk menghindari penggunaan petroleum jelly atau lotion karena tidak aman untuk vagina dan dapat mengganggu keseimbangan PH.

Produk tersebut juga sering kali mengandung bahan kimia tambahan yang akan berdampak negatif pada tubuh.

Jika seks masih terasa menyakitkan bagi Mama meskipun telah mengambil langkah-langkah di atas, coba konsultasi ke dokter yang mungkin akan merujuk ke ahli terapi fisik dasar panggul untuk mengendurkan otot dan mengajarkan peregangan dasar panggul.

Atau tak perlu takut untuk memberi tahu Papa supaya memperlambat, mengubah posisi, atau berhenti ketika merasa sakit. Kemudian, bicarakan dengan baik agar nyaman.



Sumber: popmama

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post