JKN-KIS Menjangkau Hingga Pulau Terdepan Indonesia

NAFAZNEWS.COM -  Sudah masuk tahun kedua Kabupaten Kepulauan Natuna menjadi daerah Universal Health Coverage (UHC). Lebih dari 95% masyarakat Kabupaten Natuna sudah dijamin pelayanan kesehatannya. UHC merupakan jalan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dan melindungi dari resiko finansial akibat pelayanan kesehatan khususnya penyakit katastropik dan tindakan operasi besar.

Hal ini juga dirasakan oleh Kepala Bidang Pelayanan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna Wan Asrul Ardiansyah (47) dan istrinya Asneli (45). Sejak divonis mengidap penyakit Aneurisma Otak (pembesaran atau penonjolan pembuluh darah otak akibat melemahnya dinding pembuluh darah), yang mengharuskan dia untuk langsung berobat ke RSUD Natuna. Namun, untuk diagnosa tersebut membutuhkan tindakan operasi besar yang selanjutnya harus di rujuk ke RSUP RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten.

"Saat itu yang saya fikirkan bagaimana istri saya sehat dan jika melihat biaya untuk berobat dengan tindakan operasi besar tersebut sangat membutuhkan biaya yang sangat besar. Menjadi peserta JKN-KIS, saya tidak perlu lagi memikirkan biaya pelayanan kesehatan yang akan diberikan kepada istri saya. Satu hal yang perlu diperhatikan yaitu sesuai dengan alur pelayanan kesehatan. Banyak masyarakat mengeluh terhadap pelayanan bagi peserta JKN-KIS adalah karena banyak yang tidak sesuai dengan alur pelayanan kesehatan," tutur Wan Asrul kepada Tim Jamkesnews, Selasa (08/12).

Kepada tim Jamkesnews, Wan Asrul menyampaikan rasa syukurnya menjadi peserta JKN-KIS, "Alhamdulillah selama pengobatan istri saya, proses rujukan dari RSUD Natuna di Kepulauan Riau sampai ke RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten Jawa Tengah tidak ada masalah, pelayanan yang di berikan Rumah Sakit tersebut sangat bagus, tidak ada kesan yang membeda-bedakan antara pasien umum dan pasien JKN-KIS. Operasi yang dilakukan gratis, sehingga saya cukup memikirkan biaya transportasi dan akomodasi," tambah Wan Asrul.

Pesan yang disampaikan oleh Wan Asrul pada saat di wawancara yaitu kesehatan adalah segalanya, karena ketika kita sakit ada biaya besar yang akan menunggu. Adanya Jaminan kesehatan ini akan membantu kita ketika sakit. Tidak ada yang bisa menjamin kita akan keadaan sehat selalu, dengan membayar iuran tanpa menggunakannya merupakan ladang pahala untuk kita diakhirat nanti.

"Kita tidak tahu kapan penyakit datang menyerang, dengan menjadi peserta JKN-KIS maka kita memiliki jaminan kesehatan untuk diri kita dan keluarga," tutup Wan Asrul.

MS/FIO

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post
close