Ratusan Burung Mati Jatuh dari Langit hingga Tutupi Jalan

Ratusan burung mati di Roma saat perayaan Tahun Baru diduga akibat kembang api (Foto: Facebook)

Ratusan burung mati jatuh dari langit gegerkan warga Kota Roma, Italia, Jumat (1/1/2021). Rekaman video yang diambil dari luar stasiun kereta Termini, Roma, menunjukkan bangkai burung menutupi jalan dan trotoar di kedua sisi.


Dalam rekaman video yang dikutip dari The Sun, pengambil gambar penyebutkan kematian burung tersebut akibat kembang api saat perayaan malam tahun baru.


"Ini merupakan bagian menjijikkan dari sifat manusia. Kembang api, ratusan burung mati," kata orang yang merekam peristiwa, Sabtu (2/1/2021).


Kelompok pemerhati satwa merasa  dengan peristiwa ini, apalagi perayaan Tahun Baru dengan menyalakan kembang api dilarang di Roma untuk melindungi nyawa manusia, hewan, serta situs Warisan Dunia. 


Kebanyakan dari burung yang mati merupakan jalak. Otoritas setempat belum memastikan penyebab pasti kematian burung-burunt tersebut, namun Organisasi Internasional untuk Perlindungan Hewan menyatakan petasan dan kembang api dilepaskan di lokasi itu.


Video Karnaval Jakarta Langit Biru Diikuti 470 Kendaraan Listrik


Juru bicara organisasi Loredana Diglio mengatakan, burung-burung itu bisa saja mati karena panik atau ketakutan akibat kembang api.


"Mereka terbang bersama dan saling bertabrakan, menabrak jendela atau kabel listrik. Jangan lupa, mereka juga bisa mati karena serangan jantung," ujarnya, dikutip dari Associated Press, Sabtu (2/1/2021). 


Organisasi juga menyebutkan insiden itu sebagai pembantaian. Sementara itu Royal Society for the Protection of Birds menyatakan sejauh ini sedikit bukti menunjukkan kembang api bisa membahayakan burung liar. Namun dia tetap mendesak penyelanggara untuk tidak melakukan pesta di dekat area konservasi satwa. 


"Untuk meminimalisasi dampak buruk kembang api pada burung, kami mendesak penyelenggara pertunjukan kembang api untuk menghindari peluncuran roket di dekat kawasan satwa liar yang sensitif, seperti cagar alam dan tempat bersarangnya burung liar," kata pernyataan tersebut.


Selain larangan kembang api, Roma juga memberlakukan jam malam mulai pukul 22.00 sebagai bagian dari pencegahan wabah virus corona.






sumber: iNews.id

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post
close