Joe Biden Tegaskan 'Amerika sudah Kembali' dalam Hubungan AS-Eropa

 

Presiden Joe Biden berbicara kepada awak media di pangkalan udara Joint Base Andrews di Maryland pada 19 Februari 2021. (Brendan Smialowski/AFP)

NAFAZNEWS.COM -  Presiden Joe Biden menggunakan pidato pertamanya terhadap audiens global untuk mendeklarasikan bahwa "Amerika sudah kembali, aliansi transatlantik sudah kembali." Deklarasi disampaikan setelah dalam empat tahun terakhir kebijakan luar negeri AS cenderung menjauhkan diri melalui lensa "Amerika First."

 

Berbicara secara virtual dalam acara Konferensi Keamanan Munich, Biden memaparkan apa-apa saja yang akan dilakukannya ke depan dalam bidang kebijakan luar negeri. Berbagai isu itu di antaranya mengenai perjanjian nuklir iran, tantangan ekonomi dan keamanan terkait Rusia dan Tiongkok, serta dampak buruk dari pandemi Covid-19.

 

Ia menegaskan berbagai isu itu memerlukan kerja sama mendalam antara AS dan sekutu-sekutu Barat, terutama Uni Eropa.


Tanpa menyinggung nama Donald Trump dalam pidatonya, Biden menyuarakan tekad menghidupkan kembali kemitraan AS sembari mengkritik pendekatan yang dilakukan pendahulunya di bidang kebijakan luar negeri.

 

"Saya tahu hubungan transatlantik merenggang dalam beberapa tahun terakhir," kata Biden, dilansir dari laman nzherald.co.nz pada Sabtu, 20 Februari 2021.

 

"Amerika Serikat bertekad kembali melibatkan diri dengan Eropa, untuk berkonsultasi dengan Anda semua, untuk meraih posisi kami sebagai kepemimpinan yang terpercaya," lanjut dia.


Selain Konferensi Keamanan Munich, Biden juga berpartisipasi dalam pertemuan virtual G7. Pernyataan gabungan pertemuan tersebut sejalan dengan visi Biden, yakni "bekerja sama dalam mengalahkan Covid-19 dan memulihkan diri bersama-sama."

 

"Selamat datang kembali, Amerika," kata Presiden Dewan Eropa Charles Michel.

 

Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan perbedaan antara AS dan Eropa masih tetap "kompleks" karena berbagai kebijakan yang diterapkan Trump dalam empat tahun terakhir. Merkel tidak mencoba menyembunyikan pandangannya bahwa ia lebih menyukai pandangan global Biden ketimbang Trump.

 

"Hal-hal mengenai multilateralisme lebih baik pada tahun ini ketimbang dua tahun lalu, dan itu terjadi karena Joe Biden menjadi presiden Amerika Serikat," sebut Merkel.

 

"Pidatonya saat ini, dan juga langkah-langkah pemerintahannya, telah meyakinkan kepada kita semua bahwa ini bukan sekadar ucapan, tapi aksi nyata," lanjutnya.




    

sumber medcom.id

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post
close