-->

Type something and hit enter

By On

 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

NAFAZNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan disarankan tetap waspada meski dalam Survei Median menempatkan elektablitis tertinggi di angka 42,5 persen.


Demikian saran Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, Sabtu pagi (20/2).


Menurut Dedi, tingginya perolehan Anies sebagai calon gubernur periode kedua sangat masuk akal. Capaian itu bisa menjadi indikator bahwa masyarakat Jakarta yang sesungguhnya jauh berbeda dengan keriuhan di media sosial.


"Meskipun demikian, Anies tetap harus waspada menjaga stabilitas elektabilitasnya, meskipun unggul bukan berarti terjamin, mengingat kontestasi masih cukup lama," demikian kata Dedi, Sabtu (20/2).


Dalam pandangan Dedi, mantan Mendikbud itu memang piawai menjaga popularitasnya.


Dedi kemudian mencontohkan, hubungan personal yang baik dengan kelompok lain, menulis surat ke berbagai kalangan sangat efektif untuk membangkitkan empati publik pada sosok orang nomor satu di Jakarta itu.


Apalagi, Dedi meyakini apa yang dilakukan Anies belum tentu efektif jika direplika oleh tokoh politik lainnya.


"Personal relation yang dipopulerkan Anies belum tentu berhasil direplikasi tokoh lain, sama halnya dengan blusukan seringkali gagal menghasilkan empati jika bukan Jokowi yang melakukan," demikian kata Dedi.


Survei Median dilakukan dengan wawancara tatap muka dengan 400 responden pada 31 Januari-3 Februari 2021. Anies menjadi yang tertinggi dengan perolehan 42,5 persen.


Diikuti oleh mantan Walikota Surabaya dua periode Tri Rismaharini dengan 23,5 persen.


Posisi paling buncit Sandiaga Salahudin Uno dengan elektabilitas 5,5 persen.



sumber rmol.id

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment