-->

Type something and hit enter

author photo
By On

 


Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap tidak membuat orang menjadi jera berbuat rasuah.

Hal itu disampaikan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan di acara peluncuran aksi pencegahan korupsi Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) 2021-2022 bertema "Cegah Korupsi Dari Hulu ke Hilir" di akun YouTube KPK, Selasa (13/4).

Menurut Luhut yang memiliki pengalaman selama hampir 7 tahun di kabinet, pencegahan korupsi oleh KPK sudah mulai semakin baik pada akhir-akhir ini.

"Itu (pencegahan korupsi) menurut saya hal yang sangat penting, tidak sekadar OTT. OTT itu kita lihat tidak membuat orang jera. Kalau kita lihat juga, maaf kalau saya bicara agak terbuka, OTT sendiri buahnya juga tidak juga seperti yang kita harapkan, orang jadi kapok. Ndak juga," ujar Luhut.

Akan tetapi, pencegahan korupsi seperti yang dilakukan KPK patut dikedepankan dan dicontoh oleh pihak lain.

"Kita jangan biarkan orang terjerumus kalau masih bisa kita ingatkan," lanjut Luhut.

Pada dasarnya, KPK adalah lembaga super sakti. Sehingga, jika bisa memainkan peran pencegahan, maka akan menurunkan tingkat korupsi.

"Tapi kalau hanya sekadar penindakan tanpa menegakkan pencegahan, saya pikir tidak akan arif. Nah sekarang saya lihat pimpinan KPK sekarang ini sangat banyak mendorong masalah penjagaan, saya sangat apresiasi terhadap itu," jelas Luhut. 

 


 

Sumber : rmol.id

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment