-->

Type something and hit enter

author photo
By On

 


Mantan petinggi Majelis Ulama Indonesia (MUI), yakni Tengku Zulkarnain atau yang lebih akrab disapa Tengku Zul, lagi-lagi menjadi sorotan.

Hal itu karena ceramah kontroversialnya beredar di media sosial dan sukses membuat publik gempar terkait opininya.

Beberapa akun media sosial Twitter tampak membagikan video Tengku Zul tersebut. Salah satunya, yaitu akun @_GoldenAngel__.

Dalam keterangannya, netizen tersebut tampak emosi dan menulis seperti berikut:

"Ceramah rasis dengkul zul. Surga tidak membeda2kan orang,,mau dia berkulit hitam,putih,sawo matang," tulisnya, seperti dikutip terkini.id pada Selasa, 13 April 2021, via Twitter.

"Semua sama di hadapan Tuhan. Inilah salah kaprah orang cuma modal daster," sambungnya.

"Malah mungkin elu yg ditolak surga zul," pungkas netizen itu.

Dalam video yang beredar, kecaman netizen bermula ketika Tengku Zul memaparkan proses seorang manusia masuk surga.

Ia lantas menjelaskan bahwasanya kulit Nabi Adam beserta istrinya, Siti Hawa, diciptakan berwarna merah jambu/merah muda di surga.

"Kulit Nabi Adam dan Siti Hawa diciptakan di surga warna kulitnya merah jambu," ujar Tengku Zul, seperti dikutip terkini.id pada Selasa, 13 April 2021.

Ia kemudian mengatakan bahwa tanda-tanda jikalau kita merupakan anak cucu Nabi Adam ada di tubuh, tepatnya di kuku.

"Ada di badan kita ini. Buktinya kita anak cucu Nabi Adam distempel di kuku kita itu," sambung Tengku Zul.

Tak lama setelahnya, entah serius atau murni bercanda, Tengku Zul kemudian menginstruksikan jemaahnya untuk memijat masing-masing kuku.

Menurutnya, jikalau tampak merah jambu, maka keturunan Nabi Adam. Namun, jikalau warna hitam, berarti keturunan monyet.

"Pijit, merah jambu keturunan Nabi Adam. Kalau hitam, keturunan monyet."

Sontak pernyataan nyeleneh Tengku Zul itu disusul gelak tawa para jemaah yang hadir menyaksikan.

Meskipun tengah membahas soal pembuktian melalui kuku, tetapi pernyataan Tengku Zul sebelumnya terkait surga tak boleh dimasuki orang hitam membuat banyak netizen menilai bahwa hinaan "keturunan monyet" pun termasuk untuk orang hitam.

"Korek kuping mu, putar ulang lagi videonya ...."kalo hitam keturunan monyet...."..(emoji berpikir). Itu ustad lho yg ngomong, ustad berilmu Islam yg paham betul," tanggap akun Thomassen. 

 

Sumber : TERKINI.ID

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment