-->

Type something and hit enter

author photo
Editor On

NAFAZNEWS.COM - Tampaknya tidak semua orang membenci kentut. Ternyata banyak pula yang menginginkan kebiasaan yang sering dianggap jorok ini. 

Kebiasaan ini mungkin terdengar sedikit aneh. Namun tak disangka, salah seorang wanita dengan kebiasaan kentutnya justru mendapatkan penghasilan hingga puluhan juta setiap bulannya. 

Wanita tersebut diketahui bernama Emma. Ia merupakan seorang agen perjalanan yang telah berusia 48 tahun. 

Emma telah mengikuti program diet sehat yang dirancang untuk membantunya melakukan pekerjaan anehnya itu. 

"Saya banyak makan salad, asparagus, dan alpukat. Saya juga banyak makan makanan Meksiko," kata Emma dari Rock Hill, South Carolina, Amerika Serikat sebagaimana dikutip oleh lingkarkediri.pikiran-rakyat.com dari laman Pikiran Rakyat Tasikmalaya pada 3 April 2021. 

"Salah satu favoritku coleslaw dan kacang panggang yang dicampur," imbuhnya. 

Halaman: 

Sumber: PR Tasikmalaya 

Emma telah melakukan pekerjaan baunya itu selama 22 tahun. Pertama kali ia merekam kentut dan mendapat bayaran yakni pada tahun 1999. 

Tak disangka, dari pekerjaannya itu, kini Emma dapat meraup USD 4.200 (sekitar Rp.60.500.000) setiap bulannya. 

Lebih lanjut, ibu dua anak tersebut melakukan pekerjaannya dengan merekam video dirinya sedang kentut. 

Ia juga selalu memastikan bahwa tidak ada seorang pun didekatnya saat ia melakukan pekerjaannya itu. 

"Suamiku mengetahui, tetapi dia tidak terlibat sepenuhnya. Tidak ingin seorang pun tahu dalam keluargaku. Saya tidak berpikir mereka mengizinkanku," kata Emma. 

Emma juga menggunakan situs web khusus untuk menjual konten videonya itu kepada para penggemarnya. 

Menariknya lagi, Emma juga memproduksi video pesanan dari para pengikut setianya. Ia mematok tarif USD 7 (Rp. 100) per menit. 

Dalam seharinya, Emma dapat mengunggah tiga video untuk para penggemar di situsnya. Akan tetapi, sepertinya para penggemarnya tidak cukup hanya itu. 

Adanya pandemi Covid-19 membuat Emma berpindah dari pertunjukan langsung menjadi produksi konten video.



Sumber Lingkarkediri

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment