-->

Type something and hit enter

author photo
Editor On

 


NAFAZNEWS.COM - Konten video TikTok akun @dinskidiary yang berisi pengakuannya saat ditawari menjadi MC (master of ceremonies) sebuah arisan tante-tante sosialita bikin gempar media sosial.


Pasalnya, wanita bernama Ramadhini Sari itu bilang bahwa arisan berkedok pesta ulang tahun itu ternyata merupakan acara pesugihan, di mana akan ada penumbalan seorang berondong (lelaki muda) untuk diminum darahnya dan dimakan dagingnya demi tujuan kecantikan, awet muda, dan kekayaan.


Dikutip dari laman indozone.id, setelah mengaku bahwa dirinya ditawari bayaran Rp10 juta per jam sebagai MC, dia juga mengaku diberi petunjuk sebelum menjadi MC.


Salah satunya, ia diminta untuk menonton film 'Rumah Dara' terlebih dahulu untuk mendapatkan gambaran seperti apa acara arisan yang akan dipandunya.


"Bahwa kalau di film 'Rumah Dara' itu secara pemaksaan, sedangkan kalau ini (arisan) secara ikhlas," katanya.

Menurut Ramadhini, berondong yang akan dijadikan tumbal pesugihan dibayar dengan uang ratusan juta hingga miliaran rupiah.


"Ini sekte elite karena itu adalah tempat rumahnya orang-orang kaya," katanya.

Dia menambahkan bahwa acara seperti ini bukan yang pertama kalinya digelar, melainkan sudah yang ke-16 kalinya. Ia menyebut bahwa acara tersebut adalah acara 'sekte illuminati' elite.


"Yang aku bilang di TikTok aku sebelumnya 15 berondong, itu bukan 15 berondong dijadiin tumbal sekaligus ya, melainkan acaranya sudah 15 kali, dilakukan setiap tahun sekali. which is ini sudah berjalan selama 16 tahun," katanya lagi.

Pada akhirnya, Ramadhini mengaku bahwa dirinya tidak jadi menerima tawaran tersebut.


"Tadinya mau nekat ambil karena fee nya gede, tp diinget2 ini acara sekte elite, mereka bs ngapain aja yg mrk mau, aku jadi takut trs ga jd ambol deh," tulisnya.


Sebelumnya, Ramadhini juga mengungkapkan bahwa ritual di dalam acara tersebut akan digelar setelah pesta ulang tahun. Hal itu ia ketahui setelah ia menanyakan seperti apa susunan acaranya.


Acara itu sendiri dikatakan akan digelar di kawasan Pondok Indah, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.


"Jadi menurutku ini kayak kamuflase di luar," katanya.

Mengenai bagaimana proses eksekusi berondong yang dijadikan tumbal, kata Ramadhini ada dua cara.


"Yang pertama pakai mesin, yang kedua cara manual. Daranya bakal diminum dan dagingnya dimakan sama mereka untuk mencapai tujuan mereka, yaitu kekayaan dan kecantikan," katanya.





 



Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment