-->

Type something and hit enter

Editor On
Ojol Rela Terjang Hujan Deras Demi Antar Makanan Foto: Facebook Petrina Ng



NAFAZNEWS.COM -  Peran ojek online sangat membantu ketika memesan makanan. Seorang ojol di Singapura sangat menginspirasi karena rela menerjang hujan saat mengantarkan makanan.


Ojek online menjamur di Indonesia dan beberapa negara Asia lain, termasuk Singapura. Tak hanya mengantarkan penumpang, tapi mereka juga memiliki profesi sebagai pengantar makanan.


Kisah para ojol ini banyak yang menginspirasi. Seperti kegigihannya dalam mengantarkan makanan dengan jarak yang jauh, sabar menghadapi keluhan pelanggan, medapatkan pesanan fiktif, dan lainnya.


Dilansir dari Must Share News (13/7), seorang netizen mengunggah kisah yang menceritakan tentang kegigihan seorang ojol pengantar makanan yang tak sengaja ia temui. Netizen bernama Petrina Ng ini membagikan kisahnya ke akun Facebook.


Ojol Rela Terjang Hujan Deras Demi Antar Makanan Foto: Facebook Petrina Ng



Dalam unggahannya ada sebuah foto yang memperlihatkan seorang ojol pengantar makanan berada di tengah hujan sambil mengendarai sepedanya. Ojol itu ternyata rela kehujanan demi bisa mengantarkan pesanan makanan pelanggannya.


"Dia (ojol) tampak menghela nafas, menggelengkan kepalanya sebelum berkendara di tengah hujan lebat. Saya bertemu dengan seorang pemuda (ojol) ketika saya berada di Balestier kemarin. Saya sedang berteduh dari hujan dan melihat dia baru saja mengambil makanan yang dipesan oleh pelanggannya. Ojol itu sempat menatap hujan sebentar, dan saya sempat melihat keputusasaan di matanya. Tapi ia tetap melakukan pekerjaannya," cerita Petrina Ng dalam unggahan di akun Facebook-nya.


Petrina membagikan kisahnya saat melihat seorang ojol yang harus mengantarkan pesanan walaupun sedang hujan deras. Melihat cerita yang dibagikan Petrina, nampaknya ojol itu diminta untuk cepat mengantarkan makanan ke pelanggan.


Merasa iba dengan ojol itu, Petrina meninggalkan pesan di Facebook-nya. Ia mengingatkan para pelanggan yang kerap memesan makanan lewat aplikasi untuk memerhatikan para ojol pengantar makanan itu dan jangan bertidak seenaknya.

Foto: Facebook Petrina Ng


"Ketika kita memesan makanan untuk diantar, kita mungkin terlalu malas untuk keluar, terlalu sibuk, tidak ingin keluar karena panas atau hujan, jadi ada kurir (ojol) yang melakukannya untuk kita. Memang benar kalau mereka dibayar, tapi itu bukanlah pekerjaan yang mudah dan tentu saja upahnya sedikit. Bahkan, terkadang membahayakan. Ketika melihat pemuda (ojol) itu pergi saya jadi khawatir," lanjut cerita Petrina Ng.


"Akan menyenangkan kalau jadi lebih baik kepada para pengantar makanan. Jika barang itu datang agak terlambat, sedikit basah, atau kurang dari yang diharapkan, saya akan tetap memberi dan menerima. Terima kasih karena sudah memberikan kita kenyamanan," imbuhnya.


Ojol memang sangat membantu ketika ingin memesan makanan tanpa harus keluar rumah. Oleh karenanya, bersikap baik kepada mereka tak ada salahnya. Apalagi di tengah hujan deras, seharusnya pelanggan bisa lebih sabar untuk menunggu.


Sumber: https://food.detik.com/

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment