-->

Type something and hit enter

author photo
Editor On


NAFAZNEWS.COM - Mantan Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean menanggapi pernyataan Ketua Umum Pro-Demokrasi (ProDem) Iwan Sumule yang meminta agar Presiden Jokowi pecat Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan.

Ferdinand Hutahaean lewat cuitannya di Twitter, Minggu 11 Juli 2021, menilai pernyataan Iwan Sumule yang meminta Jokowi pecat Luhut tersebut bukti bahwa aktivis demokrasi itu buta politik.

"Pernyataan Iwan Sumule ini menunjukkan dia buta politik dan buta kondisi di internal pemerintah," cuit Ferdinand Hutahaean seperti dikutip dari laman terkini.id.

Ferdinand pun menilai, pernyataan Iwan Sumule itu hanya berdasar pada kebutaannya dan sok tahu.

Pasalnya, kata Ferdinand, bukan persoalan Jokowi tidak berani memecat Luhut. Akan tetapi, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi itu memang berprestasi di mata presiden.

"Dia hanya menilai berdasar kebutaannya tapi sok tau. Ini bukan soal Jokowi kalau saja berani, tidak. Luhut memang berprestasi makanya diandalkan oleh Jokowi," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua Umum ProDem Iwan Sumule blak-blakan meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) memecat Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan.

Sebab, menurut Iwan Sumule, Luhut Binsar Pandjaitan telah menyebabkan kemarahan rakyat kepada Pemerintahan Jokowi.

Pernyataan Iwan Sumule tersebut ia ungkapkan lewat kicauannya di media sosial Twitter KetumProDEMNew.

"Kedongkolan dan kemarahan rakyat kepada pemerintahan jokowi tampaknya sebagian besar telah diambil oleh Luhut Binsar Pandjaitan," tulis Iwan Sumule.

Dalam cuitannya itu, Iwan Sumule juga membagikan sejumlah artikel pemberitaan terkait kebijakan Pemerintahan Jokowi selama masa pandemi Covid-19. Termasuk di antaranya pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan yang meminta agar masuknya tenaga kerja asing (TKA) asal China tak perlu dipermasalahkan.

"Kalau saja jokowi berani memecat Luhut, kemungkinan dapat meredakan amarah rakyat, bahkan mungkin dapat 'Simpati-XL' dari rakyat. Iya nggak sih?," tulisnya.

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment