-->

Type something and hit enter

Editor On


Foto: Twitter/Ist



NAFAZNEWS.COM - Ngidam ingin makan durian, wanita ini langsung beli durian via toko online. Sayangnya, wanita ini justru disangka tawarkan jasa prostitusi oleh penjual durian tersebut.


Salah sangka bisa membuat masalah menjadi runyam. Awalnya wanita asal Johor, malaysia ini hanya karena ingin membeli buah durian di salah satu toko online. Namun, ia justru dapat pengalaman tak enak.


Dikabarkan dari akun Twitter yang identitasnya dirahasiakan (15/07), wanita ini membagikan hasil tangkapan layar atau screenshot dari percakapannya dengan penjual durian.


"Jika kalian mencari uang yang halal tolong jangan lakukkan ini. Lebih baik tidak jualan jika memperlakukan pembeli seperti ini. Karena ini adalah musim durian, bukan musim kawin," kritik wanita tersebut.



Di dalam cuitan yang viral, awalnya wanita ini menanyakan foto-foto durian yang dijual oleh pria tersebut. Pria itu langsung mengirimkan sejumlah foto durian yang dijualnya. Salah satunya jenis durian D13 yang favorit di Malaysia karena rasa legitnya.


"Satu kilogram durian harganya RM 16 (Rp 55,300). Kalau durian kampung cuma RM 11 (Rp 38.000) sekilonya," balas penjual tersebut. Awalnya isi percakapan mereka tidak ada yang aneh, hanya sebatas penjual dan pembeli buah durian saja.


Namun keanehan terjadi ketika penjual durian ini bertanya tentang hal yang tidak sopan ke calon pembelinya.


"Saya ingin jasa servis nih. Boleh tidak?" tanya penjual durian itu, setelah mereka mendiskusikan titik lokasi penjemputan durian yang dibeli wanita ini. Merasa aneh dengan pertanyaan penjual durian yang membingungkan. Wanita itu pun bertanya servis atau jasa apa yang dimaksud penjual itu.


"Jasa berhubungan intim dengan saya, boleh?" tanya penjual durian itu.




Menanggapi hal ini, wanita itu yang tadinya mau membeli durian kampung, D13 hingga udang merah langsung membatalkan transaksinya. Apalagi setelah ia dianggap sebagai penyedia jasa prostitusi online oleh penjual durian itu.


Awalnya wanita ini ingin melaporkan kejadian ini ke kepolisian, namun mereka mengurungkan niatnya setelah menghubungi pihak penjual durian. Penjual durian itu menjelaskan bahwa dia berpikir bahwa calon pembelinya ini bekerja di panti pijat plus-plus.


Penjual durian itu juga sudah minta maaf karena berbicara tidak sopan, dan menuduh calon pembelinya sebagai prostitusi yang menyediakan jasa plus-plus. Namun cuitan sang wanita yang merasa tersinggung sudah terlanjur viral.


"Sebenarnya masalahnya sudah selesai. Korban (calon pembeli durian) sudah tidak ingin memperpanjang masalah ini lagi. Tapi ia tahu bahwa kasus ini sudah viral. Saya sendiri tidak bisa berdiam diri melihat teman saya dilecehkan. Namun saya menghargai keputusannya untuk tidak melaporkan kejadian ini ke polisi," pungkas teman terdekat korban.


Tak hanya penjual durian saja yang bikin heboh. Sebelumnya ada juga video edukasi tentang seks, yang menggunakan milkshake dari pemerintah Australia namun justru panen hujatan dan kritikan dari warganya.


Sumber: https://food.detik.com

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment