-->

Type something and hit enter

author photo
Editor On

 

Ilustrasi

NAFAZNEWS.COM -  Sebuah kisah sadis dan mengerikan terjadi kepada seorang wanita malang yang dianiaya brutal dan dirampok oleh mantan pacar sang kekasih hati.


Pada suatu hari, wanita itu berniat ingin menemui mantan pacar kekasihnya untuk negosiasi, tetapi ia ternyata justru dipukuli secara brutal.


Parahnya, pacarnya yang ada di sana malah hanya menonton dirinya dipukuli, sama sekali tak berbuat apa-apa.


Dilansir dari Ettoday via tribunnews pada Selasa, 13 Juli 2021, diinformasikan bahwa korban berasal dari New Taipei City, Taiwan, seorang wanita berusia 24 tahun yang dipukuli begitu parah oleh mantan pacar kekasihnya hingga ia harus dilarikan ke rumah sakit.


Kronologi Kejadian

Menurut kronologi, baru-baru ini ia bertemu dengan seorang pria bernama A Ting yang baru berusia 18 tahun.


Perasaan korban, Huahua, untuk A Ting sangatlah dalam, tetapi sayangnya pria itu memiliki beberapa masalah yang membuat cinta mereka terkendala.


Masalahnya terletak pada sang mantan pacar A Ting, yakni Xiaoyi, wanita 25 tahun yang menjadi pelaku pemukulan terhadap Huahua.


Meskipun Xiaoyi dan A Ting sudah putus, tetapi wanita itu masih terus menempel padanya hingga membuat pria itu bingung.


Mengetahui hal tersebut, Huahua pun patah hati dan setelah berpikir sebentar, ia memutuskan untuk bertemu dengan Xioayi di rumahnya pada tanggal 3 Juli lalu untuk berbicara dan bernegosiasi satu sama lain.


Ia berharap Xiaoyi akan melepaskan tangan mantan pacarnya dan membiarkan A Ting memulai cinta yang baru.


Namun, yang tak disangka-sangka justru terjadi. Huahua tidak pernah membayangkan bahwa keputusanya itu justru hanya akan sangat melukai dirinya sendiri.


Ketika Huahua datang ke rumah Xiaoyi, ia terkejut melihat pacarnya, A Ting, juga ada di sana. Selain itu, juga terdapat enam orang lainnya, termasuk dua laki-laki dan empat perempuan.


Huahua tak mengerti mengapa ada begitu banyak orang, tetapi ia tidak terlalu peduli. Dengan cepat ia menyebutkan mengenai hubungan asmaranya dengan A Ting.


Ia pun berharap agar Xiaoyi tidak akan berhubungan dengan A Ting lagi. Namun, tanpa diduga, Xiaoyi justru meminta sebaliknya.


Ia menginginkan Huahua putus dengan A Ting agar mereka bisa kembali bersama seperti sedia kala.


Tentu saja Huahua menolak permintaan itu. Ia mengatakan permintaannya tidak masuk akal karena ia adalah pacara A Ting saat ini.


Dikeroyok Ramai-Ramai

Tanpa diduga, setelah itu, Xiaoyi menjadi marah dan meminta teman-temannya untuk memukul dan menyiksa Huahua.


Huahua dipukuli secara brutal sampai mata, hidung, dan kepalanya robek. Selain itu, batang besi dimasukkan ke dalam alat vitalnya dan pasta gigi juga dioleskan ke bagian pribadinya tersebut.


Hal ini menyebabkan ia mengalami luka yang serius. Orang-orang di sekitarnya terus-menerus mengeluarkan ponsel mereka untuk merekam adegan itu untuk menghina Huahua.


Terlalu sakit dan takut, Huahua meminta bantuan pacarnya, A Ting. Namun, pria itu hanya berdiri dan menonton tanpa mengambil tindakan untuk melindungi ataupun menyelamatkan sang pacar.


Pacar Justru Bantu Merampok

Ketika Huahua tidak tahan lagi, A Ting justru mengambil barang-barang berharga dari sakunya, termasuk 3 kartu bank dan uang tunai sebesar 3.000 yuan, yaitu sekitar Rp6.715.860. Ia juga memaksanya Huahua untuk menyebutkan nomor PIN kartu bank.


Khawatir Huahua akan melaporkan hal ini ke polisi, Xiaoyi terus mengancam Huahua bahwa jika dia sampai berani berbicara, maka video-video itu akan disebarkan ke media sosial.


Namun, Huahua merasa ini tidak dapat diterima. Ia tidak ingin memaafkan orang-orang itu sehingga begitu dilepaskan, wanita tersebut langsung melapor ke polisi.


Setelah menerima keluhan Huahua dan menilai luka-lukanya, polisi Kota New Taipei pun membuka penyelidikan.


Nah, pada tanggal 4 Juli, sebanyak 8 orang, termasuk Xiaoyi, A Ting, dan 6 orang lainnya ditangkap.


Pelaku Tak Anggap Penganiayaannya Hal Serius

Parahnya, hingga saat ini, sang pelaku utama, yakni Xiaoyi, masih menyangkal kejahatan yang dilakukannya dan menganggapnya bukan suatu hal serius.


“Saya tidak berharap dia melaporkan kejadian itu. Saya berpikir itu bukan peristiwa yang serius.” seperti dikutip dari laman TERKINI.ID.


Akhirnya kasus ini dilimpahkan ke pengadilan. Delapan orang termasuk Xiaoyi dan A Ting didakwa melakukan kekerasan dan pencurian.

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment