-->

Type something and hit enter

author photo
Editor On


NAFAZNEWS.COM - Fasilitas kredit kini semakin mudah. Banyak aplikasi digital yang menyediakan pinjaman digital untuk memudahkan penggunanya berbelanja ketika tak punya cukup uang.

Tetapi, pengguna perlu berhati-hati menggunakan fasilitas pinjaman yang diberi nama Paylater ini. Sebab, bisa menjadi jebakan jika tagihan tak segera dilunasi.

Dikutip dari Liputan6.com, sebuah unggahan tengah viral di media sosial, menunjukkan seorang gadis sedang menangis. Bukan karena pacar, tetapi tagihan Paylater yang membengkak.

Dalam unggahan di media terlihat seorang gadis tengah menangis akibat tagihan paylater yang tembus Rp17 juta. Ternyata jumlah tersebut muncul akibat tagihan yang terus berbunga.

Narasi dalam unggahan itu disebutkan si gadis awalnya hanya menggunakan saldo Rp450 ribu. Saldo tersebut dia pergunakan untuk berbelanja di situs e-commerce pada Juli 2020.

Dia mengaku kalap belanja karena tergiur fasilitas saldo yang disediakan paylater. Sayangnya, dia tidak membayar tagihan tersebut ketika jatuh tempo.

Parahnya, tagihan tersebut tidak juga dibayar hingga satu tahun kemudian. Jadilah gadis tersebut punya tunggakan menjadi Rp17 juta.

" Lihat ini jatuh tempo gua bulan ini, dan lihat ini daftar jatuh tempo gua di bulan-bulan sebelumnya," kata dia seperti dikutip dari laman dream.co.id.

Terlihat tagihan yang tertera dalam ponselnya mencapai Rp17.431.161 dengan jatuh tempo 5 Juli 2021. Sementara limit paylaternya sekitar Rp18 juta.

Dia pun dilanda kepanikan. Akhirnya, jadi menangis lantaran besarnya tagihan tersebut.

Komentar warganet pun ramai. Tak ada yang simpati tapi lebih banyak menganggap wajar dan menyalahkan gadis tersebut.

" Dia pake limitnya, tp gak di bayar2 yaiyalah tagihannya numpuk. Pake paylater gpp, selama lu yakin lu bisa bayar. Dan gausah ngerasa beban, toh lu pake paylater dgn kesadaran penuh. Knp pas bayar malah ngerasa beban," tulis warganet.

" Untung ga pernah aktifin paylater karena gamau ngutang," tulis warganet.

" Wkwk untung gue anaknya jarang belanja," tulis warganet.

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment