-->

Type something and hit enter

Editor On
Polri melaksanakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dalam rangka penyekatan di Exit Tol DPR/MPR. Foto: @TMCPoldaMetro



NAFAZNEWS.COM - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya mengungkap penyebab kemacetan parah di ruas Tol Dalam Kota yang mengarah Semanggi, pada hari pertama kerja Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM darurat, Senin (5/7/2021) pagi.


Kemacetan kendaraan sempat mengular hingga 7 kilometer. Kemacetan di Tol Dalam Kota arah Semanggi terjadi hingga pukul 10.00 WIB sampai ke arah Cawang.


"Kemacetan itu disebabkan karena memang exit (keluar) untuk di Tegal Parang, termasuk di depan Polda, itu dilakukan penutupan. Jadi, untuk lalu lintas dalam tol dari Timur arah Barat itu bisa keluar di depan Gedung DPR/MPR. Namun, keluar DPR/MPR juga dilakukan pemeriksaan oleh anggota. Kira-kira orang yang melintas itu masuk dari sektor esensial atau kritikal," ujar Kepala Satuan Patroli Jalan Raya, Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Sutikno.


Apabila pengendara di exit DPR/MPR tidak bisa membuktikan kalau mereka pekerja di sektor esensial dan kritikal, maka tidak diperbolehkan keluar dan diminta lurus lagi masuk tol. Pemeriksaan inilah yang tidak bisa dipungkiri membuat antrean kendaraan cukup panjang.


"Karena pengendara dilakukan pemeriksaan kepolisian satu per satu," katanya.


Dengan kata lain, bisa disebut kalau kemacetan terjadi buntut masih banyaknya warga yang tetap bandel keluar rumah tanpa kebutuhan mendesak. 



Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment