-->

Type something and hit enter

author photo
Editor On


NAFAZNEWS.COM -  Setiap orang pasti mendambakan pernikahan yang bahagia dan memiliki rumah tangga harmonis serta dilimpahi berkah.

Sebagai umat Islam, kita dianjurkan untuk banyak berpikir sebelum melangsungkan pernikahan, termasuk dalam hal memilih calon pasangan.

Alangkah beruntungnya seorang laki-laki yang mendapat istri shalihah. Demikian pula sebaliknya, perempuan beruntung bila mendapat suami yang shalih.

Tak sedikit orang mendambakan pasangan seperti itu. Tetapi, tak mudah mendapatkannya. Termasuk bagi wanita yang sedang mencari calon suami.

Hal tersebut memang tidak dapat dipungkiri sehingga banyak wanita yang dijodohkan dengan laki-laki pilihan orang tua, salah satunya dengan Ustadz yang dinilai shalih.

Meski demikian, dalam suatu kajian Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah Buya Yahya mengungkapkan bahwa tanda laki-laki shalih tidak harus seorang ustadz.

"Boleh milih yang ganteng, punya uang dan sebagainya. Tapi itu jangan jadi nomor satu. Agama harus kita jadikan nomor satu," ungkapnya.

Menurut Buya Yahya, sebelum memiih calon pasangan hendaknya umat Islam menilai seseorang berdasarkan kedekatannya dengan Allah SWT.

"Artinya apakah dia itu shalih. Shalih bukan berarti seorang ulama atau ustadz," ujarnya, dikutip dari unggahan YouTube Buya Yahya, 2 Oktober 2021.

Buya Yahya menjelaskan ada tanda keshalihan yang tampak dari seorang laki-laki. Keshalihan tersebut adakalanya tampak.

"Kalau kita ingin tahu secara utuh, ya tidak semua amalan orang ditampakkan. Akan tetapi, ada dalam interaksi kita dengan seseorang," pungkasnya.

Buya Yahya mencontohkan laki-laki shalih yang cocok dijadikan suami, selalu takut pada hal haram, bergegas shalat saat adzan, berbakti pada orang tua, takut Allah, dan lain-lain.

"Ini yang harus kita prioritaskan dalam memilih pasangan. Memang kita diizinkan melihat (calon suami) yang ganteng. Tapi jangan sampai yang namanya agama itu kalah," tandasnya.***

sumber PortalJember.com

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment