Nafaznews.com - Tubuh Anthony Avalos kejang-kejang. Sesaat kemudian, tubuh bocah 10 tahun itu kaku.
Enam hari badannya didera penyiksaan, dipukul oleh ibunya Heather Maxine Barron (29), juga disulut rokok oleh pacar sang ibu, Kareem Ernesto Leiva (32), di rumahnya, Lancaster, California.
Melihat tubuh Avalos tidak responsif, sang ibu lantas menelepon 911. Kepada layanan darurat itu, wanita paruh baya itu mengatakan, putranya terjatuh dari tangga.
Avalos kemudian dilarikan ke rumah sakit. Dia koma dua hari. Avalos sempat sadar. Dia melihat mamanya. "Mama, jangan lagi pukuli saya," ujarnya lemah. Setelah itu, dia tak pernah sadar lagi. Hingga kemudian, pihak rumah sakit menyatakan bocah itu sudah meninggal.
Saksi yang pertama kali menemukan bocah itu curiga, karena dia menderita luka trauma di kepala serta luka bakar rokok di seluruh tubuhnya.
Pasangan itu dituduh menyiksa Anthony, serta dua anak lainnya, pada hari-hari menjelang kematiannya. Keduanya didakwa di pengadilan Lancaster, California, Rabu (31/10/2018).
Dakwaan hakim ketua atas tuduhan pembunuhan itu disiarkan.
Detektif-detektif pembunuhan dengan cepat menganggap, kematian anak itu sebagai layanan yang mencurigakan dan perlindungan anak mengatakan, ada tanda-tanda dia telah dipukuli dan mengalami kekurangan gizi.
Jaksa penuntut mengatakan, Anthony disiksa sangat parah dalam lima atau enam hari, sebelum dia meninggal.
Dokumen pengadilan mengatakan, dia dicambuk dengan ikat pinggang dan tali, saus panas dituangkan ke wajah dan mulutnya, dan diangkat ke atas oleh kakinya dan berulang kali jatuh di kepalanya.
Heather Maxine Barron (29), dan pacarnya Kareem Ernesto Leiva (32), keduanya kompak mengaku tidak bersalah membunuh anak lelaki kecil itu.
Pengurus sekolah dan anggota keluarga, serta seorang guru dan seorang konselor, semua telah dipanggil untuk menyuarakan keprihatinan mereka.
Mereka melaporkan, anak-anak itu diduga dilecehkan secara seksual, dipukuli, dipaksa untuk berperang satu sama lain, dan dipaksa untuk makan dari tempat sampah.
Para penelepon juga melaporkan, anak-anak itu tak diberi makanan dan air, dan dipaksa berjongkok selama berjam-jam.
Seorang juru bicara Sheriff Los Angeles County mengungkapkan, layanan perlindungan anak telah datang ke rumah itu setidaknya sekali, untuk tuduhan pelecehan anak yang melibatkan salah satu saudara Anthony.
Barron dan Leiva akan menghadapi pengadilan di Lancaster pada 27 November.
Sumber: Rakyatku.com

Posting Komentar untuk ""Mama Jangan Lagi Pukuli Saya," Bocah Ini Tewas Setelah 6 Hari Disiksa Pacar Ibu"
Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat