Warga menemukan bayi yang terseret banjir dalam kondisi meninggal dunia. (foto: metro-online.co)
Nafaznews.com - Pasangan suami istri (pasutri) dan dua anaknya yang masih balita terseret banjir bandang di Desa Siantar Tonga-tonga I, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa), Sumatera Utara (Sumut).
Informasi yang dihimpun, Selasa (6/11/2018), peristiwa nahas itu terjadi tadi malam, Senin (5/11/2018) sekira pukul 21.00 WIB. Saat itu, Hotner Simangunsong (35) bersama isterinya Chelsea Simamora (35), dan 2 orang anaknya sedang melintas mengendarai sepeda motor.
Mereka sedang melintas di kawasan Lobu Luar saat tiba-tiba saja banjir bandang akibat luapan Sungai Aek Sigordang menerjang. Hotner yang sedang mengendarai sepeda motor bersama keluarganya pun terseret.
Menurut warga setempat, Boru Panjaitan (52), Hotner sempat meraih anaknya Chelsea Simangunsong (2), namun anaknya yang berumur empat bulan tak mampu dia selamatkan, sehingga terbawa arus air Aek Gordang yang mengalir ke pesawahan warga.
“Tadi malam luapan Aek Sigordang sangat deras sekali. Tingginya ada sekitar satu meter dan lebarnya dua puluhan meter. Mereka berempat hanyut berserta sepeda motornya. Nahas, anaknya yang satu lagi tidak dapat tertolong,” ujarnya.
“Tadi malam masyarakat sekitar bersama Personil Polsek Porsea melakukan pencarian terhadap korban hanyut, namun tidak membuahkan hasil. Baru hari ini sekitar pukul 08.00 WIB korban dapat ditemukan warga sekitar lima ratus meter dari tempat kejadian dalam keadaan tersangkut dan sudah tidak bernyawa lagi,” tuturnya.
Atas peristiwa tersebut masyarakat sekitar berharap Pemkab Tobasa bisa memberi perhatian khusus untuk pembangunan jembatan atau drainase di wilayah ini, karena Desa Siantar Tonga Tonga 1 berada persis di bantaran Aek Sigordang.
Sumber: medansatu.com/metro-online.com
Posting Komentar untuk "Satu Keluarga Diterjang Banjir Bandang di Tobasa, Duh! Bayi 4 Bulan Itu…"
Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat