![]() |
| Sosiolog Musni Umar |
NAFAZNEWS.COM - Sosiolog Musni Umar mengimbau para buruh untuk tidak perlu demo, tetapi bukan karena akan membahayakan diri di tengah pandemi COVID-19 saat ini, namun ia menilai anggota DPR RI tidak akan mendengarkan keluhan mereka.
"Sejatinya teman-teman buruh tidak perlu demo karena darurat Corona. Akan tetapi mata, telinga dan hati para anggota DPR RI sudah tertutup, masih ngotot bahas RUU Cilaka (Cipta Lap. Kerja)," tulis @musniumar di Twitter, pada Senin (20/4/2020).
Namun, jika nantinya para buruh akan tetap melakukan aksi unjuk rasa. Ia harap akan berjalan dengan damai dan lancar.
"Dengan alasan darurat, buruh terpaksa demo 1 Mei 2020 (May Day). Semoga damai," kata dia.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kambes Pol Yusri Yunus memastikan bahwa izin Unjuk Rasa selama pandemi Virus Corona atau COVID-19 akan ditolak. Hingga kini, Yusri mengaku belum ada izin yang masuk terkait aksi Unjuk Rasa pada 30 April maupun 1 Mei.
Dia menjelaskan bahwa penolakan izin Unjuk Rasa diatur dalam Maklumat Kapolri bernomor MAK/2/III/2020 tentang Kepatuhan Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona.
"Dalam maklumat itu sudah jelas sekali bahwa tidak ada kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa, sehingga ketegasan yang kita ambil ya tidak memberika izin atau rekomendasi," ujar Yusri seperti dikutip dari AKURAT.CO, Sabtu (18/4/2020).
Yusri menyarankan agar masyarakat tetap mengikuti imbauan pemerintah dengan menerapkan social distancing. Dia mengingatkan bahwa berkumpul di kondisi sekarang berpotensi tertular COVID-19.
"Masa di situasi seperti ini masih ada yang ingin demo? Apa gak mikir, massa yang ikut nanti kena COVID-19, harusnya mengerti mereka," ucapnya.
Sumber: Akurat.co

Posting Komentar untuk "Musni Umar: Karena Mata, Telinga dan Hati Para Anggota DPR RI Sudah Tertutup"
Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat