Mewahnya Pesawat Kepresidenan India yang Seharga Rp17 Triliun

NAFAZNEWS.COM - Pesawat kepresidenan India yang baru dari jenis Boeing B777 telah datang. Ini merupakan satu dari dua pesawat yang dibeli untuk menggantikan pesawat kepresidenan Boeing747 yang sudah uzur.

Kedua pesawat yang dibeli bukanlah benar-benar produk baru keluar dari pabrik Boeing, melainkan bekas pakai maskapai Air India.

Namun biaya pembelian dan peningkatan kemampuan atau retrofit kedua pesawat itu mencapai 8.400 crore atau setara Rp17 triliun. Padahal harga pesawat baru Boeing 777 berkisar Rp5-6 triliun.

Penasaran apa saja yang dipermak pesawat ini agar siap menjadi pesawat kepresidenan India?

Seperti dilansir India Times, pesawat ini akan digunakan oleh Perdana Menteri, Presiden dan Wakil Presiden India.

Mengingat penumpangnya adalah pemimpin negara maka pesawat yang dijuluki "Air India One" dibekali berbagai perangkat canggih.

Mulai dari teknologi komunikasi terkini yang memungkinkan komunikasi video dan audio yang lancar selama di udara tanpa khawatir disadap atau diganggu.

Soal sistem keamanan, pesawat Boeing 777 ini juga dilengkapi dengan perangkat pengecoh rudal yang canggih seperti alat LAIRCM (Large Aircraft Infrared Countermeasures).

Sistem ini menggabungkan teknologi sistem peringatan rudal (MWS) dan sistem pengecoh infra merah untuk melindungi pesawat dari ancaman rudal musuh.

Pihak Boeing juga membekali pesawat ini dengan beragam teknologi terkini, yang sudah termasuk dalam perjanjian teknologi AS dan India.

Sama seperti pesawat kepresidenan negara lain, pesawat ini juga dioperasikan penuh oleh pilot-pilot Angkatan Udara (AU) India.

Namun untuk sementara, operasionalnya akan dibantu pilot dari Air India sampai pilot AU India mahir menerbangkannya.

Begitu pula dengan staf perawatan pesawat yang masih menggunakan teknisi Air India.

Untuk interior atau bagian dalam kabin, dilengkapi dengan pusat kesehatan mini. Kabin untuk wartawan juga disiapkan khusus.

Disebutkan, pesawat jet bermesin dua ini mampu terbang non stop selama 17 jam.

Seharusnya, pesawat kepresidenan India ini sudah diserahkan ke AU India pada Juli lalu. Namun lantaran pandemi Covid-19 pengerjaan pesawat jadi tertunda.







sumber: antvklik.com

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post