Habib Rizieq Ditahan, DPR Minta Polri Transparan

Habib Rizieq Shihab
NAFAZNEWS.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab resmi ditahan sebagai tersangka kerumunan saat Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB). Ia akan ditahan selama 20 hari ke depan di Rumah Tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat, Didik Mukrianto mengingkatkan agar Polri tetap memberikan perlakuan, kenyamanan dan perlindungan yang sama kepada Habib Rizieq tanpa harus membeda-bedakan.

"Dalam fungsi memberikan perlindungan dan pengayoman, serta pelayan, kewajiban Polri untuk memberikan perlakuan, kenyamanan dan perlindungan yang sama kepada setiap warga negara tanpa membeda-bedakan dalam konteks apapun," ungkap Didik di Jakarta, Minggu (13/12/2020).

Dalam konteks penegakan hukum, kata Didik, pelayanan dan proses hukum yang imparsial, independen, transparan, tidak tebang pilih, tanpa pandang bulu, profesional dan akuntable adalah hak setiap orang. Untuk itu kepolisian atau penegak hukum wajib menjunjung tinggi perhormatan terhadap HAM.

"Jangan sampai menegakkan hukum dengan melanggar hukum, termasuk melanggar HAM," beber Didik.

Disisi lain, di era keterbukaan seperti sekarang ini, semua proses yang melibatkan partisipasi publik untuk memastikan hadirnya keadilan. Karenanya Didik berarap Polri dapat transpran terkait pemeriksaaan pentolan FPI ini.

"Untuk itu saya menghimbau Polri untuk terus transparan, proper, proporsional dan akuntable dalam melakukan pemeriksaan terhadap HRS. Saya juga mengajak masyarakat untuk mengawal sebagai bentuk partisipasi publik agar tidak ada abuse of power dalam menegakkan hukum," tandasnya.

Saat ini, Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab sudah resmi ditahan usai menjalani penahanan di gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyebutkan bahwa Habib Rizieq akan menjalani tahanan di Rumah Tahan (Rutan) Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya. Ia ditahan usai menjadi tersangka kerumunan yang diduga adanya pelanggaran protokol kesehatan.

"Di tahan di rutan Polda Metro Jaya, di narkoba," kata Argo di Mapolda, Minggu (13/12/2020) dini hari.


Sumber: okezone.com

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post
close