Lagi Nyapu Bengkel, Janda 2 Anak Tewas Ditabrak Mobil Tetangga dan Terseret 25 Meter

 

Petugas memeriksa mobil yang menabrak Parti (57) di Desa Beratkulon, di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. Foto/SINDOnews/Tritus Julan.

 Kejadian mengerikan dialami janda anak dua bernama Parti, warga Desa Beratkulon, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Jatim.


Dia tewas mengenaskan usai ditabrak mobil yang dikendarai oleh tetangganya, Sabtu (26/12/2020).


Peristiwa bermula saat perempuan paruh baya berusia 57 tahun itu tengah menyapu di depan bengkel tambal ban milik Suroto (38) putra sulung korban. 


"Korban langsung meninggal di lokasi. Sepertinya dia terluka sangat parah akibat tertabrak mobil tadi," kata warga sekitar lokasi kejadian, Muhammad Nawawi.


Mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi S 1248 SO disopiri Muhammad Sodikin (40) itu melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan tinggi. 


Mendadak mobil warna abu-abu yang dikemudikan pegawai RSUD Basoeni, Gedek itu oleng dan menyasar Parti yang sedang menyapu di tepian jalan. 


Mobil tersebut baru berhenti setelah menabrak pagar rumah Sodikin. Bahkan, kerasnya benturan membuat mobil hingga berputar 180 derajat.


"Korban sempat terseret hingga 25 meter, kemudian tubuh korban terpental ke tembok pagar rumah Sodikin. Tidak ada bekas remnya dan memang benturannya itu keras," imbuh Nawawi.


Menurut Nawawi, kecelakaan itu diduga dipicuh sakit yang diderita Sodikin kambuh. Saat, Sodikin mengendarai mobil tersebut. Sehingga, laju mobil menjadi tidak terkendali dan menyebabkan kecelakaan maut itu.


"Katanya sakit yang diderita oleh Shodik Kabuh, sehingga gas mobil ini diduga keinjak kemudian tak mampu mengendalikan lalu nyelonong ke arah korban," terangnya.


Kanit Laka Satlantas Polresta Mojokerto Ipda Lukman mengungkapkan, kecelakaan maut yang terjadi di Dusun Berat Utara, Desa Beratkulon itu, kini tengah ditangani pihak kepolisian. Sementara korban sudah dievakuasi ke rumah sakit.


"Ini sudah kita tangani, mobil juga sudah kita amankan. Untuk pengendara mengalami luka pada bagian kepala dan kini masih dirawat di rumah sakit," kata Lukman.


Menurutnya dari olah tempat kejadian perkara, kejadian tersebut dikarenakan pengendara mobil kurang konsentrasi. Sehingga, mobil menjadi tidak terkendali dan mengakibatkan kecelakaan maut yang merenggut nyawa Parti.


"Saat kejadian apakah korban penyakit si pengemudi ini kambuh masih kita selidiki. Kami belum bisa menyimpulkan terkait dengan kepastian penyebab kecelakaan itu," tandasnya.





Sumber: SINDOnews.com

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post
close