Dendam Lama, Penjual Ikan dan Pak RT Terlibat Duel usai Salat Magrib

 

Ilustrasi

NAFAZNEWS.COM - Matahari sudah terbenam di sebelah barat. Malam pun mulai datang. Seperti biasa, lelaki bernama Sulaiman, 51 tahun baru saja menunaikan salat magrib.


Namun di perjalanan pulang, pria yang menjabat Ketua RT 13, Kelurahan Bontoramba, Kabupaten Gowa ini ditemukan tergolek lemah dan bersimbah darah.


Dia baru saja ditikam oleh seorang lelaki yang bernama Daeng Rama, 38 tahun, yang juga mengalami nasib yang sama usai menusuk pisau miliknya ke arah Sulaiman.


Keduanya ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan. Tubuh bersimbah darah dan tergolek lemah akibat luka tusukan di bagian perut mereka.


Itu terjadi di Jalan Bontobaddo Kelurahan Bontoramba, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Kamis (19/2/2021) pukul 19.00 WITA kemarin.


Kasat Reskrim Polres Gowa, AKP Jufri Natsir, mengatakan, beberapa menit usai salat magrib, peristiwa pertumpahan darah itu terjadi antara Sulaiman dan Daeng Rama.


“Telah terjadi penikaman yang berlanjut pada perkelahian, dengan menggunakan senjata tajam jenis pisau dapur,” katanya, Jumat (19/2/2021).


Mantan Kasat Reskrim Polres Takalar ini menceritakan, awalnya saat Sulaiman baru saja pulang salat magrib, tiba-tiba ia diserang oleh Daeng Rama menggunakan sebilah pisau.


Perkelahian pun terjadi. Sulaiman yang awalnya diserang Daeng Rama bisa memberikan perlawanan dan menyerang balik. Warga yang melihat keduanya sedang beradu, langsung melaporkan kejadian itu ke polisi.


Keduanya pun dibawa ke RS Syekh Yusuf Kabupaten Gowa karena mereka sudah banyak kehilangan darah. Sementara polisi masih menyelidiki kasus tersebut.


“Sulaiman mendapat luka sabetan pisau di perut kanan dari Daeng Rama sedalam tujuh sentimeter. Sebaliknya, Daeng Rama juga mendapat luka tusukan dari Sulaiman sedalam lima sentimeter,” jelas AKP Jufri.


Setelah proses pengobatan selesai, polisi pun menginterogasi mereka secara terpisah. Perwira polisi tiga balok ini bilang, peristiwa itu terjadi akibat dendam lama antar keduanya.


“Pelaku (Daeng Rama) pernah dipukuli oleh korban karena mengkonsumsi minuman keras,” jelasnya.

Keduanya sempat didamaikan oleh penyidik Polsek Somba Opu. Namun tak lama, perselisihan antar keduanya berlanjut hingga nyawa mereka hampir saja melayang.


Kata AKP Jufri, kasus tersebut masih diselidiki di Polsek Somba Opu, sembari menunggu hingga pelaku sembuh dari luka yang ia alami sejak kemarin. 




Sumber fajar.co.id

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post
close