Jadi Tukang Las, Mantan Wali Kota Ini Sebut Yang Penting Halal

 

FX Rudy Jadi Tukang Las. ©2021 Merdeka.com


NAFAZNEWS.COM - Tidak lagi menjadi pejabat pemerintahan tidak menghalangi FX Hadi Rudyatmo menekuni pekerjaan lain yang ia kuasai.  Dari seorang wali kota,  FX Hadi Rudyatmo tidak segan mengambil pekerjaan menjadi tukang las. 


Rudy mengaku mempunyai banyak keterampilan, di antaranya mengelas, bubur ataupun menjadi tukang kayu. Apapun yang dilakukan, menurutnya, ia yakin akan bermanfaat.


"Saya besok itu dapat pesanan ngelas pagar banyak, pagar besi lah," ucap Rudy sesaat akan meninggalkan balai kota kemarin.


Ucapan tersebut pun dibuktikannya. Hari ini ia benar-benar mengelas di halaman rumahnya, Kelurahan Pucangsawit, Jebres. Dengan kaos merah, celana panjang dan sendal jepit serta masker biru, ia duduk sambil mengelas sebuah ember besi yang cukup besar.


Kegiatan hari pertama itu diunggah secara langsung melalui media sosial instagram @fx.rudyarmo. Puluhan warganet memberikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan Rudy tersebut. Rudy mengaku tidak malu bekerja sebagai tukang las. Apalagi kegiatan tersebut halal.


"Sudah lama enggak ngelas. Ilmu itu tidak akan hilang," ujar Rudy, Kamis (18/2).


"Nanti kalau ada proyek ngelas ya ngelas, atau kalau ada kayu ya jadi tukang kayu. Yang penting mendapatkan uang halal," imbuhnya.


Kendati berganti pekerjaan yang membutuhkan tenaga ekstra, Rudy mengaku tetap mempunyai semangat lebih. Menurutnya, menjadi wali kota maupun warga biasa tidak akan menurunkan derajatnya.


"Wali Kota itu kan juga warga biasa. Kalau implementasinya menjadi wali kota adalah menjadi seorang penguasa, ya pasti sulit beradaptasi ke kehidupan biasa. Kalau saya, selama menjadi wali kota ya yang penting saya melayani masyarakat," tandasnya.


Rudy memastikan tidak akan ada perubahan drastis pada kegiatannya dalam hal melayani masyarakat. Meski dirinya sudah tidak lagi menjadi wali kota Solo, namun ia tetap menerima keluhan warga yang akan datang kepadanya.


"Tadi pagi saja masih banyak warga yang datang ke rumah saya. Semua hal baik untuk melayani warga selama saya bisa, akan saya lakukan. Itu komitmen saya untuk tetap berkiprah," katanya.


Rudy berharap, kecintaannya terhadap warga Solo bisa diteruskan Wali Kota dan Wakil Wali Kota baru mendatang. Kepada Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa ia meminta untuk bersama-bersama menghilangkan KLMT (kecil, lemah, miskin dan tertindas) dari Solo.


"Jangan sampai KLMT ini ada di Solo. Itu pesan saya untuk Mas Gibran dan Pak Teguh. Semoncer apapun bangunan di Kota Solo, kalau masih ada KLMT, itu masih gagal," pungkasnya.





sumber merdeka.com

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post
close