Kurang Tidur, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Kulit

 

Ilustrasi

NAFAZNEWS.COM - Mendapatkan tidur yang cukup merupakan salah satu kunci untuk kesejahteraan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Jika kurang tidur, maka efek yang dirasakan tidak hanya mengantuk, tetapi juga bisa berdampak pada kesehatan kulit. Apalagi jika terjadi dalam jangka panjang.


"Efek kurang tidur pada kulit, terutama untuk jangka panjang itu bisa cepat menua. Dan itu terjadi secara progresif, artinya penuaan tersebut terjadi secara akumulasi," ujar dr. Nessya Dwi Setyorini, Sp.DV, seorang dermatologist, dalam kegiatan talkshow virtual yang bertajuk: Gak Takut Bocor, Tidur Lelap Untuk Kulit Wajah Cerah.


Selain itu, menurut dr. Nessya kurang tidur juga bisa berdampak pada kesehatan secara keseluruhan.


"Bisa menyebabkan kondisi medis yang serius, misalnya jantung karena kurang tidur kan bisa menyebabkan tekanan darah meningkat. Tekanan darah yang meningkat itu bisa berpengaruh pada jantung, ginjal, dan bisa stroke bahkan," ujar dr. Nessya.


"Sedangkan secara psikis, kurang tidur bisa menyebabkan cemas, pikun, gampang lupa. Dan bisa memengaruhi daya tahan tubuh kita juga. Padahal masa pandemi seperti sekarang daya tahan tubuh yang kuat sangat diperlukan untuk mengurangi infeksi," sambungnya.


Beberapa orang juga terkadang sengaja 'mengganti' waktu tidur yang kurang tersebut di siang hari. Padahal menurut dr. Nessya, hal tersebut tidak bisa dilakukan. Sebab seperti yang sudah kita ketahui pada saat malam hari fungsi kulit akan dijalankan.


"Pada malam hari, sudah ada jam biologis atau circadian rhtym yang mengatur fungsi kulit. Otak kita memerintahkan agar sel-sel bekerja di malam hari. Mulai dari regenerasi kulit, pembelahan, repair, itu terjadi pada malam hari. Kalau kita mengganti tidurnya di siang hari, tubuh jadi bingung," jelas dr. Nessya.


Mengganti waktu tidur yang kurang di malam hari ke siang hari, menurut dr. Nessya, bisa membuat circadian rhtym yang sudah ada di dalam tubuh menjadii berubah. Hormon-hormon yang mengatur fungsi kulit juga akan berubah sehingga tidak efektif.





sumber medcom.id

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post
close