-->

Type something and hit enter

author photo
By On

 

Kadis PUTR Inhil, Umar (nafaznews.com)



NAFAZNEWS.COM -  Ratusan kepala keluarga di Dusun Kamboja Desa  seberang Sanglar Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir Provinsi Riau, terisolasi akibat jembatan utama penghubung antar dusun ambruk terjadi Jum'ad (16/04), sehingga kegiatan warga terhambat.


Kepala Desa Seberang Sanglar Kecamatan Reteh Kabupaten Indragiri Hilir melalui Sekdes Juli  mengatakan,


"Benar bahwa jembatan itu tumbang, jembatan tersebut beralamat di Jalan Tengku Sulung Parit 01 RT 02 RW 02 Dusun Kamboja Desa Seberang Sanglar Kecamatan Reteh.


Dikatakannya, Jembatan tersebut memang tumbang dua hari yang lalu tepatnya tanggal 16 April 2021, jembatan tersebut merupakan jembatan penghubung yang ada di dusun Kamboja desa seberang sanglar.


Ia menjelaskan, Jembatan tersebut juga merupakan salah satu jembatan penghubung antar desa seberang sanglar kecamatan Reteh dan desa Pebenaan kecamatan keritang serta merupakan merupakan akses, anak - anak sekolah masyarakat, petani untuk menuju sawah.


"Harapan masyarakat Desa Sanglar kepada pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir adalah untuk mencarikan solusi agar jembatan tersebut dapat dibangun kembali, mengingat pembangunan jembatan tersebut memerlukan biaya yang cukup besar sehingga tidak bisa dibangun menggunakan Dana Desa,"Jelasnya.


Ia menambahkan," Tidak ada jalan alternatif untuk keluar dari dusun tersebut, saat air pasang untuk keluar dari Dusun Menggunakan Sampan Masyarakat," Tutupnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Indragiri Hilir Umar, ST. MT Mendengar kabar telah terjadi jembatan Tumbang di Jalan Tengku Sulung Parit 01 RT 02 RW 02 Dusun Kamboja Desa Sanglar Kecamatan Reteh akan langsung turun ke lokasi.


"Insyaallah kami akan segera turun ke lokasi Jembatan Tumbang yang terjadi di Dusun Kamboja Desa Sanglar Kecamatan Reteh," Ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Indragiri Hilir Umar, ST. MT. Minggu, (18/04/2021)


Dikatakan Umar, kita akan melakukan survai dilokasi tersebut, Insa Allah, hasil turun kelapangan kami nantik, Jembatan Tumbang tersebut akan kami masukan dalam daftar hasil inventarisasi dari monitoreng dan tentunya akan kita upayakan untuk dapat dibangun pada tahun 2022,"Ujarnya. 



Sumber : Indragirione.com

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment