-->

Type something and hit enter

author photo
By On

 

Kolase foto Ferdinand Hutahaean dan Said Didu (Instagram/YouTube)

NAFAZNEWS.COM - Muhammad Said Didu menanggapi tantangan Ferdinand Hutahaean untuk membuktikan pernyataannya bahwa Pemerintah Indonesia menyerahkan berbagai jenis tambang ke Cina.


Mantan Sekretaris Kementerian BUMN itu menyebut bahwa orang dengan latar belakang pendidikan jelas seharusnya tahu cara mencari data.


"Kalau orang yang sekolahnya jelas pasti bisa cari data. Dari google aja ada, kok," kata Said Didu melalui akun Twitter-nya pada Kamis, 20 Mei 2021.


Said Didu lantas meminta Ferdinand Hutahaean untuk mencari informasi soal tambang yang dilakukan di beberapa daerah.


"Silakan cari tambang nikel di Sulawesi, Bouksit di Kalimantan, Nikel dan Emas di Maluku. Itulah tambang-tambang yang 'diberikan' ke China," katanya.


Said Didu juga mebambahkan sindiran bahwa jika informasi itu belum jelas, Ferdinand dapat bertanya ke Guru Sekolah Menengah Atas (SMA).


"Kalau belum jelas, tanya guru SMA-nya (kalau ada)," singgungnya.


Olokan soal pendidikan itu lantas dibalas pula dengan sindiran yang sama oleh Ferdinand Hutahaean.


Menurut mantan politisi Partai Demokrat itu, ia yang tak lulus SMA memiliki kemampuan bernalar dengan Said Didu yang bergelar doktor.


"Membedakan antara menyerahkan dan bekerjasama saja kau tak mampu tapi kebanyakan omong. Gelar doktor tapi nalarnya payah. Hadeh! Masih lebih baik saya nggak lulus SMA nalarnya," katanya.


Adapun perdebatan keduanya berawal dari cuitan Said Didu yang dianggap mengandung informasi tidak benar oleh Ferdinand. 


“Saat membeli freeport klean tepuk tangan. Saat serahkan berbagai jenis tambang di berbagai daerah ke Cina klean juga tepuk tangan. Klean masih waras?" kata Said Didu.


"Duhai Said Didu, sebelum ketidak benaran tentang tambang yang diserahkan kepada Cina seperti cuitanmu, bisa kau share datanya tambang mana yang dikasih?" balas Ferdinand.


sumber terkini.id

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment