zmedia

Masyarakat Bintim Kecewa, Selama Ramadan Pengisi Tausiah Mangkir dari Tugas

 

Surau Baitul Makmur, Kampung Bina Desa Km 18 Kijang, Kelurahan Sungai Lekop, Kecamatan Bintan Timur.

NAFAZNEWS.COM -Mendengarkan ceramah di bulan Ramadhan disetiap tempat masjid maupun surau merupakan kegiatan yang banyak dilakukan umat Islam guna meraih pahala puasa.


Pengisi Tausiah pada masjid, surau,dan mushalla se Kecamatan Bintan Timur (Bintim) di Akamodir oleh LSM Organisasi ikatan persaudaraan mubaligh yang dibina oleh Ketua KUA Kecamatan Bintan Timur.


Program yang bertajuk Safari Ramadhan 1442 H ini menurunkan jumlah mubaligh sebanyak 72 orang serta mubaligah 9 orang. Yang akan bergantian secara terjadwal di 29 titik masjid, surau 51 titik dan mushallah 1 titik. 


Namun banyaknya mubaligh dan mubaligah yang tergabung tersebut tak membuat warga puas. 


Pasalnya dari jadwal yang sudah tersusun, masih banyak penceramah yang mangkir dari tugas.


Seperti pengakuan salah satu pengurus surau Baitul Makmur, Kampung Bina Desa, Kecamatan Sungai Lekop bahwa program yang digelar sejak malam ke-2 puasa sampai dengan malam ke 20 Ramadhan diketahui hanya menurunkan tak lebih dari 4 penceramah dari Ikatan Persaudaraan Muballigh Bintan Timur.


"Ada jadwalnya tapi orangnya tak pernah datang, kami sudah melapor ke KUA dan mereka jawab bahwa surat yang dikirimkan ke penceramah itu terlambat sampai ke mereka," ujar Alwiyah saat ditemui awak media dikediamannya. Rabu, (05/5).


Menanggapi hal tersebut awak media mengkonfirmasi Staff KUA Kecamatan Bintan Timur, Khairunisa mengatakan bahwa hal ini berkaitan dengan LSM tersebut, yang KUA disini hanya sebagai pembina.


 "Mungkin karena pas yang kena jadwal kedaerah tersebut adalah penceramah yang lanjut usia yang lebih rentan terkena covid serta lokasi surau yang jauh dari tempat tinggal," ungkap Khairunnisa saat dikonfirmasi beberapa hari lalu.


OPPY

Posting Komentar untuk "Masyarakat Bintim Kecewa, Selama Ramadan Pengisi Tausiah Mangkir dari Tugas"