-->

Type something and hit enter

author photo
By On

 

Harveer Singh (65) pasien Covid-19 yang duduk di klinik terbuka darurat /tempo.co

NAFAZNEWS.COM -  Salah satu pasien Covid-19 di pedesaan India Utara tergeletak lemas di bawah pohon.


Hal ini terjadi karena rumah sakit di kota-kota besar kewalahan menghadapi banyaknya pasien Covid-19 gelombang kedua.


Para pasien tersebut dirawat di klinik terbuka di mana tidak ada ruangan maupun penyekatan. Bahkan, sapi nampak berkeliaran di sekitarnya.


"Orang-orang penderita virus corona berbaring di ranjang darurat dari kayu di bawah pohon, dengan tetesan glukosa tergantung di dahan," tulis Tempo.co pada hari Selasa, 18 Mei 2021.


Seorang pasien terbaring lemah menggunakan masker dan botol infus yang menggantung di dahan pohon.


Sementara, jarum suntik dan bungkusan obat berserakan di bawah tanah.


"Tidak ada dokter maupun fasilitas kesehatan di Desa Mewla Gopalgarh di negara bagian terpadat di India, Uttar Pradesh," lanjut Tempo.co dalam beritanya.


Desa ini letaknya 90 menit berkendara dari ibu kota nasional Delhi, India.


Sebenarnya ada rumah sakit pemerintah terdekat, namun tidak memiliki tempat tidur yang cukup. 


Klinik terbuka dibuat oleh praktisi pengobatan alternatif desa, dimana tempat mengobati pasien yang memiliki gejala Covid-19.


Beberapa masyarakat percaya, dengan berbaring di bawah pohon Neem, yang dikenal dengan khasiat obatnya, akan meningkatkan kadar oksigen mereka.


Sebenarnya tidak ada dasar ilmiah untuk membuktikan kebenaran tersebut.


"Ketika orang menjadi sesak, mereka harus pergi ke bawah pohon untuk meningkatkan kadar oksigen mereka," kata seorang penduduk desa, Sanjay Singh, dikutip dari Tempo.co pada Selasa, 18 Mei 2021.


Sanjay Singh memiliki seorang ayah yang meninggal akibat demam tinggi beberapa hari lalu.


Ia mengatakan, memang ayahnya tidak mengikuti tes Covid-19, namun ia meninggal dua hari setelahnya.


"Orang-orang yang sekarat seperti kami, tidak ada yang menjaga," tutup Singh.



Sumber terkini.id

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment