-->

Type something and hit enter

author photo
By On

 

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi/Kemlu

NAFAZNEWS.COM - Isu mengenai ketersediaan dan distribusi vaksin Covid-19 masih menjadi persoalan besar. Hal tersebut juga selalu dibahas oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam forum COVAX AMX Engagement Group (EG).


Dalam pertemuan virtual COVAX AMC-EG ke-4 pada Senin (17/5), Retno bersama Menteri Kesehatan Ethiopia Lia Tadesse dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada Karina Gould kembali memimpin.


Dikutip dari pernyataan Kementerian Luar Negeri, terjadi keterlambatan produksi vaksin Covid-19 untuk COVAX. Vaksin AstraZeneca yang diproduksi Serum Institute of India (SII) hanya terkirim sekitar 18 persen, sedangkan vaksin AstraZeneca dari SK Biopharmaceutical Korea Selatan terkirim 50 persen dari komitmen awal.


Kementerian mengharapkan produksi akan membaik pada akhir tahun dengan bertambahnya vaksin yang memperoleh emergency use of listing (EUL) dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).


"Upaya melipatgandakan kapasitas produksi vaksin termasuk dengan menghapuskan (waive) hak paten vaksin sangat krusial dalam upaya melawan pandemi," ujar Retno.

 

Hingga saat ini, COVAX Facility telah memegang komitmen suplai untuk 1,7 miliar dosis, dari total kebutuhan 2 miliar dosis untuk didistribusikan pada 2021.

 

Sejauh ini, COVAX Facility sudah mengirim 67,3 juta dosis ke 124 negara. Dari keseluruhan jumlah negara yang dijadwalkan menerima vaksin hingga Juni 2021, 85 persen diantaranya telah menerima pengiriman pertama.


Dalam hal distribusi, Retno menyoroti masih besarnya ketidaksetaraan akses vaksin antara negara kaya dan negara miskin.


Retno menyebut, hanya 0,3 persen dari suplai vaksin yang tersedia saat ini yang dikirimkan ke negara berpenghasilan rendah.


"Diperlukan langkah segera untuk dapat memastikan akses setara kepada vaksin, karena tidak ada negara yang dapat sepenuhnya bebas dari Covid-19, selama masih ada negara lain yang terjangkit," pungkas Retno.




Sumber rmol.id

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment