-->

Type something and hit enter

author photo
By On


NAFAZNEWS.COM - Dua keluarga berbeda dari Desa Sungai Akar, Kecamatan Kempas dan Desa Pengalihan, Kecamatan Keritang terkejut saat anggota keluarganya yang sudah hilang bertahun-tahun kembali pulang dalam keadaan sehat wal afiat.


Ternyata, dua orang warga Inhil yang bernama Nurlela (38) dan Ambok Riding (48) itu selama ini berada di Provinsi Jambi.


Kepala Dinas Sosial Inhil, HM Arifin menceritakan, bahwa pihaknya mendapat informasi dari Dissos Jambi bahwa ada dua orang warga Inhil yang ditemukan di sana saat dilakukan razia.


"Ketika Pemkot Jambi melakukan razia/penertiban di kota Jambi, 2 orang ini terjaring razia sehingga diamankan petugas. Karena diduga ODGJ kemudian di bawa ke RSJ, setelah kondisi keduanya agak membaik dimasukkan ke Rehab ke Dinas Sosial Jambi," jelas Mantan Kabag Kesra Inhil itu.


Setelah kondisi keduanya sehat, petugas disana dikatan Arifin akhirnya dapat bertanya status dan dimana alamat dan keluarga mereka berada.


"Ternyata mereka warga Inhil.Dissos Jambi pun berkoordinasi dengan kita kemudian mereka diantar langsung dan diserahkan kepada pihak keluarga, Rabu (9/6/2021)," lanjutnya.


Ditambahkan Arifin, pihak keluargapun menerima dengan penuh haru dan gembira atas kedatangan kembali keluarga mereka yang sudah hilang selama lebih kurang 2 tahun itu.


Awalnya, lanjut Arifin diduga keduanya ada gangung jiwa, karena ketika itu tiba-tiba menghilang dari keluarga, setelah berupaya mencari2l-cari hingga bertahun-tahun akhirnya pasrah bahkan sempat berpikir barangkali sudah meninggal. Kemungkinan mereka berjalan tanpa tujuan yang jelas, dan naik mobil arah Jambi.


"Keluarga mengaku sudah putus harapan dan dikiranya sudah meninggal. Semua ini terlaksana berkat komunikasi yang intens antara Dinas Sosial Provinsi Jambi dan Dinas Sosial Inhil," sebut Arifin


Dalam kesempatan ini, Arifin pun meyampaikan kepada semua masyarakat Inhil, apabila ada keluarga, saudara dan kawan yang menghilang dan ditemukan disebabkan stress atau ada gejala ODGJ atau penyebab lainnya. Untuk mencari dan bertanya ke panti-panti rehabilitasi sosial yang ada di Provinsi.


"Mana tau meraka ada di sana, karena terjaring ketika razia, tetapi mereka tidak tau dan bisa menyebutkan alamat dan dmn kelurganya, sehingga mereka harus diurus dan dibina di sana," pungkas HM Arifin.




Sumber inhiltoday.com



Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment