"Sahabat-sahabatku di Indonesia, saya menanggapi Somad pasal (soal) jemaah haji Indonesia tidak diberangkatkan tahun ini," ujarnya dengan aksen melayu yang khas.
Dia merasa, Ustadz Somad asal bicara alias tak berpikir panjang saat menyampaikan pernyataan tersebut.
Bahkan, berkat perbuatan itu, dia menuding, sosok berdarah Sumatera itu bisanya hanya membuat gaduh dan memiliki perangai buruk layaknya iblis dan setan.
"Kenapa tak berpikiran panjang. Otaknya Somad ini asik (suka) bikin gaduh, asik perbodohkan rakyat Indonesia satu bangsa dengan kau. Kenapa punya sikap macam (seperti) iblis dan setan, kenapa asik bikin kegaduhan macam itu," terangnya.
Tak berhenti di situ, dia tak habis pikir, bagaimana mungkin ada pemuka agama yang isi kepalanya sekotor Ustadz Somad?
Padahal, sebagai tokoh publik—terutama yang bernafaskan Islam, UAS semestinya menyampaikan hal-hal baik dan benar, bukan sebaliknya.
"Otaknya kotor, menjadi ustaz itu harus suci hati, punya perasaan, punya sikap. Bukan macam engkau ini sudah seperti iblis, menghasut!" tegasnya.
Lebih jauh, dia meminta Ustadz Somad bertanggung jawab lantaran telah melahirkan kegaduhan di Indonesia.
Penceramah 44 tahun tersebut dituntut meminta maaf terhadap pemerintah dan seluruh masyarakat Tanah Air.
"Kau tahu tak (tidak) menjadi ustaz itu harus tanggung jawab kau dengan perkataan, kau sudah memfitnah pemerintah Indonesia pasal haji tak diberangkatkan," kata dia.

Posting Komentar untuk "Orang Malaysia Ngamuk: Otak Ustadz Somad Kotor, Sikap Kayak Iblis dan Setan"
Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat