-->

Type something and hit enter

Editor On
Ilustrasi



NAFAZNEWS.COM - Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Jalur 40, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (16/7). Satu unit sepeda motor yang dikendarai pria mabuk menabrak 3 ambulans yang baru saja mengangkut jenazah pasien Covid-19.


Pemabuk itu mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit dengan nomor polisi L 5013 CO. Dia menabrak ambulans Suzuki APV nomor polisi DH 392 GW, ambulans Suzuki APV bernomor polisi DH 188 WB, dan ambulans Suzuki APV bernomor polisi DH 386 GW.


Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Pemotor mengalami bengkak di bagian kepala belakang dan luka di kaki kiri. Saat kejadian, dia tidak memakai helm. Pria itu juga tidak membawa kartu identitas, termasuk SIM. Dia belum teridentifikasi karena masih dalam keadaan mabuk minuman keras.


Ambulans bernomor polisi DH 392 GW dikemudikan Stevanus Oetpah (39), PNS, warga Jalan Mandiri II, RT 02 RW 01, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang. Ambulans dengan nomor polisi DH 188 WB dikendarai Randy B Lusi (25), seorang relawan, warga Jalan Kedondong, RT 0 RW 02, Kelurahan Oetete, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang. Sementara ambulans bernomor polisi DH 386 GW dikemudikan Yoasap Maudaka (37), pegawai tidak tetap yang tinggal di RT 012 RW 06 Kelurahan Nunbaun Delha, Kecamatan Alak, Kota Kupang.


Kasat Lantas Polres Kupang Kota, AKP Andri Aryansyah menjelaskan, kecelakaan beruntun ini terjadi saat ketiga mobil ambulans bergerak pulang dari arah pekuburan Covid-19 Fatukoa, Kota Kupang. Ketiganya melaju dengan kecepatan tinggi karena masih harus menjemput pasien covid-19 yang meninggal dunia untuk dimakamkan.


Ketiga ambulans milik Pemkot Kupang ini bergerak beriringan. Saat tiba di lokasi kejadian, dekat perempatan Sikumana, seberang Taman Dedari, sepeda motor Honda Supra Fit melaju dari arah berlawanan dengan kecepatan cukup tinggi.


Sepeda motor itu bergerak ke tengah jalan. Pengendaranya diduga dalam keadaan mabuk karena mengonsumsi minuman beralkohol.


Karena sepeda motor bergerak ke kanan, pengemudi ambulans paling depan berusaha menghindar ke arah kanan. Namun setang sepeda motor tetap mengenai dan menggores bagian kiri mobil.


Sepeda motor juga menyerempet ambulans kedua. Namun kendaraan roda dua itu masih melaju dan menabrak bagian belakang ambulans ketiga.


"Pengendara sepeda motor dalam keadaan mabuk dan melawan arah padahal kondisi jalan lurus dan dalam keadaan kering serta arus lalu lintas sedang sepi," ujar Andri, Sabtu (17/7).


Pengendara sepeda motor langsung dievakuasi warga ke Rumah Sakit Boromeus Belo, Kota Kupang. Dia belum bisa dimintai keterangan karena masih mabuk minuman keras.


Pengemudi mobil ambulans mengaku tidak bisa menghindari tabrakan, karena sepeda motor mengambil jalur tengah dari arah berlawanan. Apalagi saat itu mereka melaju dengan kecepatan tinggi menuju RSUD Kupang.


Penyidik Unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Kupang Kota masih menangani kasus ini. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti.


Kasus ini pun sudah dibuatkan laporan polisi nomor LP/A/2033/VII/2021/ Polres Kupang Kupang tanggal 16 Juli 2021. Namun, polisi masih mengalami kendala karena identitas pengendara sepeda motor belum diketahui.


Sumber: Merdeka.com

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment