-->

Type something and hit enter

author photo
Editor On


NAFAZNEWS.COM - Menurut data per tanggal 11 Juli 2021, jumlah pasien yang melakukan isolasi mandiri di Kota Pekanbaru mencapai 1.776 orang. Untuk mengurangi angka kematian, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menginginkan pasien dirawat di fasilitas milik pemerintah.

Hal itu bertujuan agar masyarakat yang melakukan isolasi bisa dikontrol dengan baik oleh petugas kesehatan yang ada ditempat isolasi yang telah disediakan pemerintah, sehingga kekhawatiran akan meningkatnya jumlah kasus meninggal akibat Covid-19 bisa diantisipasi.

"Kita tidak ingin ada kejadian seperti di Pulau Jawa bahwa ada masyarakat meninggal di rumah karena melakukan isolasi mandiri di rumah, susah mengontrol, tenaga medis tidak ada," kata Gubri saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan PPKM Darurat dan Evaluasi PPKM Diperketat di Kota Pekanbaru yang berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Senin (12/7/21).

Bahkan berbagai upaya akan dilakukannya untuk mengantisipasi kasus Covid-19 di Riau dengan harapan angka kasus terkonfirmasi dan angka kematian kasus dapat ditekan dan masyarakat mendapat perlindungan yang baik dari bahaya virus Corona. Salah satunya dengan menyiapkan mobil untuk antar jemput bagi pasien yang ingin melakukan isolasi mandiri.

"Ada kekhawatiran kami kalau kita tidak bersikap, kalau membludak akan sulit kita mengaturnya," tambah Gubri.

Menurut Gubri, jika pemerintah Kota Pekanbaru dan masyarakat sepakat untuk melakukan isolasi bagi 1.776 pasien terkonfirmasi di fasilitas milik pemerintah, hal ini dinilai akan mengurangi angka kematian kasus akibat Covid-19.

Seperti diketahui, masyarakat yang melakukan isolasi di rumah sakit berjumlah 327 orang, sementara itu jumlah kasus sembuh di Kota Pekanbaru telah mencapai 29.905 orang dan kasus meninggal dunia akibat Covid-19 di Kota Madani ini sebanyak 689.(MCR)

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment