-->

Type something and hit enter

Editor On
Foto: Instagram @paigedeangelo




NAFAZNEWS.COM - Seorang mahasiswa bernama Paige DeAngelo baru-baru ini jadi viral di TikTok setelah mengungkap punya dua vagina. Wanita tersebut punya kondisi langka 'uterine didelphys' yang membuatnya memiliki dua sistem reproduksi, termasuk serviks dan rahim. Kepada netizen, Peige pun bercerita soal kondisi yang bahkan membuat paramedis terkejut itu.


Paige mengaku baru mengetahui kondisinya ini setelah 18 tahun ketika memeriksakan diri karena menstruasi tidak lancar selama bertahun-tahun. Dua tahun lalu dokter menemukan ada yang janggal pada rahimnya dan memintanya menelepon sang ibu karena masih di bawah umur. 


"Ibu tidak langsung memberi tahuku tapi ketika aku melihat raut wajahnya aku tahu ada yang tidak beres. Kami tidak tahu seberapa parah itu," ungkapnya dilansir Dailystar.


Ketika itu Paige hanya diberi tahu bahwa ada jaringan ekstra yang membuat menstruasinya terganggu tapi dia juga diminta melakukan MRI di minggu selanjutnya. Dan ketika hasilnya keluar, ia mendapati reaksi yang aneh.




"Orang yang memberikannya terkejut lalu tertawa ketika mereka pertama kali melihatnya. Aku seperti, 'Apa-apaan?' dan mereka bilang, 'Kamu punya dua sistem reproduksi!'. Aku tidak mengerti. Sejujurnya aku bahkan tidak bisa langsung memprosesnya,"


"Aku berpikir awalnya itu lucu. Aku tidak pernah mendengarnya tapi ketika aku kembali ke ginekolog dan kami membicarakannya di situlah itu benar-benar menyadarkanku," kata Paige.


Wanita 20 tahun asal Phildelphia, AS tersebut mengaku orang selalu terkejut dan penasaran dengan kondisinya. Ia merasa reaksi orang setelah mengetahuinya selalu lucu dan mereka selalu memborbardirnya dengan berbagai pertanyaan.


"Orang-orang berpikir ada dua vagina terpisah di luar tapi bukan seperti itu makanya aku baru tahu setelah 18 tahun. Kedua (vagina) adalah setengah ukuran vagina normal. Itu tidak menjadi masalah tapi itu memang bisa terlihat," ujarnya.


Dikatakan jika kondisi itu tidak mengganggu kehidupan seks tapi bisa mempengaruhi kehamilan. Dokter pun sudah menginformasikan bahwa rahimnya kecil sehingga ada risiko kelahiran prematur atau keguguran jika nanti hamil. Ia bahkan mungkin akan butuh ibu pengganti ketika ingin punya anak. "Aku sendirian ketika aku pulang (dari rumah sakit) dan aku menangis. Itu sangat menyedihkan. Aku selalu menginginkan masa depan di mana aku tumbuh dan punya keluarga besar," tuturnya yang mengaku tetap optimis bisa hamil setelah menemukan komunitas 'uterine didelphys' dan mendengar pengalaman dari wanita lain.


Mengetahui kondisinya langka, Paige menggunakan akun TikTok-nya untuk mengedukasi sekaligus mengumpulkan para wanita yang bernasib sama. "Banyak wanita yang punya masalah sama DM aku berkata mereka merasa sendiri selama ini. Bisa mengumpulkan orang adalah alasan aku melakukannya, aku tahu rasanya sendirian dan takut saat baru mengetahuinya. Aku senang bisa menciptakan ruang yang nyaman untuk wanita lain meminta bantuan," katanya.



Sumber: https://wolipop.detik.com/

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment