Quantung Cruise, Restoran Terapung Pertama di Pekanbaru Resmi Beroperasi

NAFAZNEWS.COM - Restoran terapung pertama di Pekanbaru, Quantung Cruise, resmi beroperasi, Sabtu (3/10/2020).

Restoran terapung diatas kapal tersebut langsung diresmikan oleh Wali kota Pekanbaru Firdaus.

Owner Quantung Cruise, Aherson mengatakan dirinya membuka restoran terapung di Sungai Siak tersebut, berangkat dari keinginannya menjadikan usaha tersebut menjadi ikon Sungai Siak Pekanbaru dan bisa dijual di tingkat nasional.

"Alhamdulillah selama setahun berjalan pengerjaannya, dan inilah hasilnya. Kalau ini lancar, kita tambah satu lagi, rute Pekanbaru-Siak," kata Aherson.

Aherson menceritakan, bahwa sebelum dilaunching, Quantung Cruise sudah mengikuti arahan-arahan dari berbagai pihak yang berwenang, persyaratakan dipenuhi satu-persatu.

"Kita di Quantung ini ada 10 kru termasuk 4 ABK. Waktu berlayar pagi sampai jam 19.00, karena pandemi Covid-19 dan PSBM (Pembatasan Sosial Berskala Mikro). Kalau pandemi berakhir, atas izin pemerintah dan KSOP bisa dibuat berlayar sampai pukul 22.00 malam," ujar Aherson

Aherson menjelaskan, adapun nama Quantung ini diambil dari nama Kuantan Untung. Bagi orang di Sungai Kuantan, banjir itu bukanlah malapetaka tapi keberuntungan. Karena kalau tidak banjir masyarakat akan mendapati kekeringan.

"Karena saya dari Kuantan Singingi (Kuansing), jadi Kuantan untung, insya Allah membawa keberuntungan. Hadirnya Quantung Cruise bukan hanya keuntungan pribadi, tapi juga insya Allah bisa menjadi ekonomi bagi masyarakat sekitar," ujarnya lagi.

Lebih jauh, Aherson mengatakan, direncanakan ada 30 travel agent yang bekerjasama dengan Quantung Cruise. Nantinya, paketnya disandingkan dengan travel.

"Ada paket lunch sama dinner. Berkisar Rp70 ribu, itu berjalan 1,5 jam. Untuk makanan, tiap hari kita ganti. Ikan dan daging. Daging atau ayam. Kemudian ada juga paket pariwisata," jelasnya.

Sementara itu, Wali kota Pekanbaru Firdaus mengapresiasi hadirnya Quantung Cruise di Sungai Siak, nantinya kapal restoran terapung tersebut bisa menjadi ikon dari Sungai Siak.

"Kita apresiasi sekali lagi, walaupun ini baru, tapi kita yakin akan jadi ikon. Karena, kalau ide saja (dimiliki) orang banyak, tapi untuk mencetuskan dan mengimplementasikan ini yang sulit. Hal ini yang telah berhasil dilakukan Quantung Cruise, Pak Aherson dan kawan-kawan yang berani. Ini yang akan meningkatkan pariwisata di Sungai Siak," ungkapnya.

"Saya yakin dan haqqul yakin usaha ini akan berkembang. Tinggal keseriusan dan kesabaran serta komitmen yang kuat untuk kita bisa melakukan dengan kesungguhan. Dengan dipilihnya tempat wisata ini yakni Dermaga Tuan Kadi, sebagai terminal untuk turun dan naik penumpang, Ini akan menghidupkan UMKM sekitar sini. Kelompok masyarakat sadar wisata, bagaimana wilayah ini akan berkembang ke depannya," pungkas Firdaus. (mcr)

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post