Sandiaga Uno: UMKM Juga Butuh Protokol Keuangan

NAFAZNEWS.COM - Berdasarkan hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga dan Kementerian Koperasi dan UMKM, wabah pandemi Covid 19 di Indonesia pada tahun 2020 memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan UMKM.

Bahkan diramalkan, ada sekitar 47 persen UMKM berhenti berusaha.

Diketahui pada saat ini kebanyakan UMKM mengalami masalah kesehatan arus kas, sehingga harus merumahkan tenaga kerjanya.

Hal ini sangat miris dan akan berpengaruh pada perkembangan ekonomi nasional di tahun 2020, karena menurut data dari Asosiasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Indonesia (Akumindo) sektor UMKM menjadi kontributor penting terhadap produk domestik bruto (PDB).

Sepanjang 2019, UMKM menyumbang 60 persen PDB dan berkontribusi 14 persen pada total ekspor nasional.

Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus mantan ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Sandiaga Salahuddin Uno saat mengisi sesi webinar "Gerakan Indonesia Bangkit, UMKM Bangkit".

Dalam sesi webinar yang membedah tentang tata kelola keuangan itu, Sandiaga menyarankan ada pendampingan bagi UMKM dalam melatih profesionalisme menyusun laporan keuangan.

"Saya melihat bahwa UMKM kita harus dibantu dalam mengelola keuangannya, karena bukan hanya protokol kesehatan yang ketat tapi juga protokol keuangan yang ketat dan displin untuk bisa UMKM bangkit untuk selamatkan ekonomi Indonesia," ujar Sandiaga dalam keterangannya, Sabtu (14/11).

Menurutnya, mendampingi UMKM dalam menyusun laporan keuangan tidak sesulit masa dulu.

"Sekarang banyak aplikasi digital yang bisa membantu laporan keuangan agar menjadi lebih mudah dan tidak ribet," katanya.

Ditambahkan Angga Anggara, selaku Co Founder Qasir.id, bagi dia laporan keuangan yang profesional akan menambah daya tarik investor untuk menyuntikkan modal bagi pelaku UMKM.  

"UMKM modern melakukan pencatatan transaksi lebih baik dan transaksi yang tervalidasi, ini bisa dijadikan kekuatan bagi UMKM ketika ingin mencari modal kepada investor," pungkasnya.
 

 

Sumber: Rmol.id

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post
close