Dianggap Seram Oleh Pengujung Hotel, Begini Penjelasan Pemilik Hotel

 


NAFAZNEWS.COM - Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan unggahan fyp dari akun TikTok @fmpeg, pasalnya akun tersebut membagikan momen menyeramkan ketika menginab di salah satu hotel dimalang. Baru 15 menit berada di kamar, ia pun memutuskan untuk pindah hotel. Akun tersebut memposting beberapa video yang menampilkan suasana hotel. Salah satu di antaranya memperlihatkan pintu kamar hotelnya seperti diketuk.


Setelah pintunya dibuka oleh pacarnya, tidak ada siapa pun di sana. Namun, dari pantulan di pintunya terlihat seperti ada orang berwujud hitam sedang berdiri.


Usut punya usut warganet yang mengaku mengetahui lokasi hotel tersebut. Hotel yang ia singgahi itu memang terkenal angker, namanya Hotel Niagara yang berada di kawasan Lawang, Malang, Jawa Timur. Bangunan yang kini menjadi hotel tersebut berdiri pada tahun 1918 oleh seorang pengusaha bernama Liem Sian Joe.


Awalnya bangunan ini gunakan sebagai villa keluarga Liem, namun pada tahun 1920an bangunan ini sempat terbengkalai lantaran Liem dan keluarganya pindah ke Belanda. Pada tahun 1960 ahli waris keluarga Liem menjual villa tersebut kepada pengusaha Tionghoa lainnya yang bernama Ong Kie Tjai, hingga akirnya villa tersebut di ubah menjadi sebuah hotel hingga sekarang.


Akun @fmpeg menceritakan bahwa seorang resepsionis menginfokan kepadanya bahwa kamar yang kosong hanya tinggal satu, padahal suasananya terasa begitu sepi. “Jadi tuh hotelnya gede, ada tiga lantai dan bener-bener nggak ada orang nggak ada mobil di parkiran” ujarnya. “Dibilangnya cuma tinggal satu kamar di lantai tiga di paling ujung di pojok, padahal itu tiga lantai sumpah ini ngeri banget sih,” lanjutnya


Menanggapi hal tersebut pemliki hotel membatah kabar miring tersebut, ia juga menegaskan bahwa berita yang beredar hanya omong kosong, dan ia menjelaskan bahwa selama 20 tahun terakhir ia tidak pernah mendapatkan keluhan dari pengunjung yang menginab disana.


"Sebagai general manager dari hotel ini sekaligus ahli waris dari Ong Kie Tjay atau Baba Hong, saya menjelaskan bahwa mengelola hotel yang sekaligus cagar budaya yang dilindungi undang-undang bukanlah hal yang mudah. Apalagi, hotel ini telah mendapatkan pencitraan yang negatif dari masyarakat sekitar seperti hotel berhantu, tempat ajang bunuh diri dan hal-hal negatif lainnya," kata Ongko dalam video yang diunggah pada Rabu (24/3)


"Itu semua hanyalah isu dan omong kosong belaka, karena lebih dari 20 tahun saya mengelola hotel ini, saya tidak pernah mendapatkan gangguan apa pun. Bahkan pengunjung tidak pernah mengeluhkan hal-hal itu," lanjutnya. Dilansir dari Kumparan.com




Sumber Berita: planet.merdeka.com/

Comment

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Previous Post Next Post
close