-->

Type something and hit enter

author photo
By On

 

ODGJ Terlantar dan Tukang Parkir Sukses Luluskan Anaknya jadi Perwira. Channel YouTube PatriotNusantara ©2021 Merdeka.com

NAFAZNEWS.COM -  Kisah inspiratif hadir dari seorang warga Papua bernama Alex Tiris. Sosoknya viral usai perjalanan hidupnya yang terjal diunggah di laman Facebook akun 'Surga Kecil Yang Jatuh ke Bumi'.


Siapa sangka, Alex pun sebelumnya pernah mencuri perhatian dengan menjadi orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) terlantar. Demi makan saja, ia harus mengais tempat sampah. Namun tak ada yang menggubris saat itu.


Bahkan, ia pernah bekerja serabutan untuk bisa menafkahi keluarga. Hingga perjuangannya berbuah manis. Dua dari empat buah hatinya berhasil ia antarkan menjadi Perwira TNI Angkatan Laut.


Pernah jadi ODGJ Terlantar Mengais Sampah

Alex Tiris kala itu mencoba peruntungan dengan merantau ke Jakarta di tahun 1979, usai dirinya terpaksa putus sekolah di jenjang SMA di Jayapura. Sayangnya ia terjerumus dalam kehidupan keras dan buas.



Sekitar tahun 1998, Alex menjadi depresi dan kehilangan ingatan. Sosoknya sempat ramai sebagai ODGJ Papua yang menyusuri jalan, hanya mengenakan celana dalam.


Alex mengais sisa-sisa makanan dari warung dan tempat sampah, serta tak tahu arah tujuan hidup. Setiap hari ia hanya berjalan kaki menyusuri sepanjang Jalan Raya Bogor. Tepatnya di Cililitan sampai ke Pasar Cibinong.


Bertemu Pujaan Hati di Gereja

Akhirnya secercah harapan muncul di tahun 1990. Alex ditampung di GPDI Pelita Kasih Cibubur, Jakarta Timur. Perlahan Alex dibimbing dan diarahkan lagi. Bahkan ia mampu dilatih menjadi misionaris atau seseorang yang mengalami Kasih Bapa untuk mengenalkan Allah dan menyebarkan agama.


Alex terlibat aktif dalam kegiatan Jumat lokal. Hingga akhirnya ia dipertemukan dengan jodohnya di gereja tempatnya mengabdi. Alex dan Boru Panjaitan saling jatuh cinta dan ingin menjalin ke jenjang pernikahan.



Tidak Direstui

Sayangnya keluarga wanita yang dari Tanah Batak itu melarang keras. Orangtua Boru Panjaitan khawatir dengan kehidupan masa depan anaknya kelak. Karena seperti diketahui, Alex hidup sehari-hari cukup dengan belas kasih para jemaat gereja.


Alex berusaha meyakinkan. Tanpa sepersen pun, Alex memberanikan diri untuk meminang Boru. Perayaan besar di salah satu hotel bintang lima. Tak ada yang menduga Alex secara sukarela dibiayai oleh seorang jemaat gerejanya.


Ia merupakan Direktur Bank di Jakarta yang tak disebutkan namanya. Jemaah satu ini merasa terketuk hatinya dan bangga dengan Alex.


Kerja Serabutan di Papua

Sampai akhirnya perkawinan Alex dengan Boru dikaruniai seorang putra bernama Aldrae Tiris tahun 1995. Berselang tiga tahun, Alex mengajak keluarga kecilnya hijrah ke Jayapura, tepatnya pada awal tahun 1998.



Tak memiliki pekerjaan tetap, Alex masih bertahan berjuang sebagai seorang misionaris. Demi mencukupi kebutuhan keluarga, ia bekerja serabutan di kebun, pengepul besi tua, tukang bangunan, jasa angkut barang di pasar, hingga tukang ojek.


Setiap hari, Alex berusaha untuk hadir ke rumah sakit jiwa untuk mendoakan mereka. Bahkan memberi pelayanan doa ke sejumlah rumah sakit. Tak jarang istri dan anaknya mengeluh tak ada uang.


Lantaran Alex tak pernah mematok harga maupun menerima amplop. Ia tulus membantu orang lain. Namun setiap hari ada saja tetangga dan orang yang datang mengantar makanan ke rumahnya.


Jadi Tukang Parkir

Alex menerima tawaran menjadi tukang parkir di kota. Setelah bertemu dengan seorang tukang parkir bernama Yace. Akhirnya itu menjadi pekerjaan tetapnya yang cukup menjanjikan.


Sementara sang istri tercinta, Boru Panjaitan membantu berjualan seadanya di rumah. Tepatnya di Polimak, Jayapura.


Alex jadi tukang parkir di sekitar jalan Ahmad Yani Jayapura. Sebagai bentuk syukur, Alex menyerahkan seluruh gaji pertamanya kepada gereja. Sontak saja istri dan anaknya terkejut. Karena kondisinya mereka juga tengah membutuhkan biaya.


Anaknya Sukses jadi Anggota TNI AL

Seakan membuktikan pepatah 'di mana ada kemauan, di situ ada jalan'. Keempat buah hati Alex dan Boru termasuk anak yang berprestasi di sekolah. Bahkan putra sulungnya selalu bisa duduk di bangku sekolah unggulan di Papua.



Sampai akhirnya putranya itu menjadi lulusan terbaik jenjang SMA. Ia mencoba peruntungan dengan mendaftar jadi tentara. Percobaan pertamanya membuahkan hasil. Aldrae Tiris diterima menjadi Anggota TNI Angkatan Laut.


Ia menamatkan pendidikan militernya di tahun 2018. Hebatnya lagi, putra kedua Alex kembali mengikuti jejak sang kakak. Ia juga diterima pendidikan TNI.



Kebahagiaan tentu menyelimuti Alex dan istri tercinta. Buah manis atas kerja keras mereka mendidik anak menjadi bersinar. Tuhan angkat derajatnya melalui kedua putra hebatnya.



sumber merdeka.com


Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment