-->

Type something and hit enter

author photo
Editor On


NAFAZNEWS.COM - Tak semua orang beruntung dapat menjalin hubungan baik dengan mertua. Ada kalanya, kehadiran mertua malah menjadikan seseorang merasa tertekan terlebih bila harus tinggal serumah.

Baru-baru ini, seorang wanita mengunggah curhatan karena masih harus tinggal di rumah mertua. Wanita tersebut sudah dua tahun ikut suami tinggal di rumah mertua.

Curhatan pilu wanita tersebut dibagikan melalui akun @desi_maharani25 di media sosial TikTok dan menjadi heboh.

Pada unggahannya, wanita ini terlihat sedang menangis sambil bersujud.

"Hampir dua tahun aku ikut suami tinggal di rumah ibunya. Segala kesulitan aku terima, bahkan ibuku sampai meninggal karena aku ikut suami," tulis wanita ini lewat caption video.

Lebih lanjut, ia menjelaskan alasan dirinya merasa tertekan. Tetapi, wanita ini merasa harus tetap kuat demi kedua anaknya. Dilansir dari Suara.com.

"Aku sungguh tertekan harus tinggal di rumah mertua terus. Bahkan suami tidak memihak padaku, sama sekali nggak pernah membela aku. Ya Allah, tolong aku berikan

Di akhir curhatan, wanita ini menambahkan bila dirinya sudah tak kuat lagi. Bila bisa, ia ingin memilih hidup mandiri dan terpisah dari mertua.

Sejak dibagikan, curhatan wanita tersebut sudah disaksikan sampai 721 ribu kali. Tak cuma itu, ada lebih dari 3,3 ribu warganet yang berkomentar dan mendukungnya untuk tinggal terpisah dari mertua.

"Ketika lo mengambil keputusan bertahan demi anak padahal lo tersiksa sama keadaan jelas itu salah besar. Anak lo harus lihat lo bahagia biar mereka bahagia," tulis salah satu komentar.

"Pentingnya pembicaraan empat mata sebelum menikah, yaitu tempat tinggal. Kalau belum ada kata sepakat dari tempat tinggal, mending tunda dulu. Ini paling penting."

"Aku pernah mengalaminya dan aku memutuskan berpisah," tulis komentar lain.

"Pisah, Mbak. Gue juga gitu ke suami. Kalau nggak mau ngontrak, udah pisah aja. Mental lebih penting. Kita harus bahagia dulu, baru kita tumpahin bahagia ke anak," saran yang lain.



Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment