-->

Type something and hit enter

author photo
Editor On

 


NAFAZNEWS.COM -  Seorang pria Thailand menderita penis cacat permanen setelah dia terjebak di gembok selama dua minggu.


Pria yang diketahui belum menikah itu diduga menjepit alat logam di sekitar pangkal alat kelamin dalam tindakan seks yang aneh tapi dia kehilangan kunci gembok sehinga benda itu tidak bisa dilepas yang mengakibatkan penisnya membengkak.


Gembok itu tidak dapat dibuka selama lebih dari 14 hari sampai terinfeksi dan rasa sakitnya sangat tak tertahankan sampai harus dilarikan ke rumah sakit di Bangkok, Thailand.


Ibu pria yang malu mencoba membantunya mengatakan kepada petugas medis bahwa putranya suka memasukkan penisnya melalui lubang kecil.


Ibunya mengatakan kepada layanan darurat yang tiba pada hari Kamis malam bahwa putranya tidak punya pacar dan 'bosan' karena dia tinggal di rumah selama pandemi Covid-19.


"Anak saya tidak punya pacar. Dia telah banyak tinggal di rumah selama pandemi karena dia khawatir keluar," kata ibu pria itu, dikutip dari Daily Mail.


"Dia mengatakan kepada saya bahwa dia melakukan ini karena dia bosan dan dia suka memasukkan 'barangnya' melalui lubang-lubang kecil. Saya marah padanya karena mempermalukan saya seperti ini dan saya sudah mengatakan kepadanya untuk tidak melakukannya lagi," tambah ibu itu.


Petugas penyelamat Thongchai Donson mengatakan mereka menerima panggilan darurat tetapi cederanya begitu parah, jadi mereka harus membawa pria yang tidak disebutkan namanya itu ke rumah sakit.


Selama 30 menit petugas medis memotong gembok itu untuk melepaskannya dari penis pria itu.  Tim medis juga menyemprotkan air ke tubuhnya untuk pelumasan.


Setelah gembok terlepas, tim medis memberikan krim antibiotik dan memberi pria itu tablet penisilin.


Walau gembok sudah terlepas dari penis pria itu, petugas medis mengatakan mungkin ada kerusakan permanen karena gembok terlalu lama menjepit penis.


"Kami menerima panggilan darurat dan tidak mengetahui detail lengkapnya, jadi kami terkejut ketika kami tiba. Itu lebih buruk dari yang kita duga. Jika gembok dibiarkan lebih lama, infeksinya bisa sangat parah sehingga penisnya akan mulai membusuk dan menjadi gangren," kata Thongchai seperti dikutip dari laman indozone.id.


Di rumah sakit dia kesakitan dan berteriak sangat keras karena penis yang membengkak.


"Kami tidak bisa memberikan nama pria itu, tetapi kami ingin membuat berita publik untuk mencegah orang lain melakukan hal semacam ini. Ini bisa sangat berbahaya dan merusak tubuh," tambah Thongchai.





sumber indozone.id

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment