-->

Type something and hit enter

Editor On



NAFAZNEWS.COM -  Tiga raksasa teknologi dunia memutuskan untuk menunda karyawannya kembali ke kantor. Mereka adalah Google, Facebook dan Twitter, yang sepakat menunda seluruh karyawannya bekerja dari kantor karena varian delta COVID-19 melanda Amerika Serikat (AS).


Sebelumnya dikabarkan bahwa karyawan perusahaan teknologi akan segera kembali ke kantor, meski banyak yang tidak ingin kembali bekerja penuh waktu.


Dalam sebuah posting blog yang menjelaskan penundaan tersebut, Kepala Eksekutif Google Sundar Pichai mengatakan seluruh karyawannya tidak harus ke kantor hingga 18 Oktober 2021.


Ia juga menyadari bahwa melihat lonjakan kasus COVID-19 di komunitas mereka mayoritas disebabkan oleh varian delta, sehingga menjadi kekhawatiran jika harus kembali bekerja di kantor.


"Perpanjangan ini akan memberi kami waktu untuk kembali bekerja sambil memberikan fleksibilitas bagi mereka yang membutuhkannya. Kami akan terus memantau data dengan cermat dan memberi tahu Anda setidaknya 30 hari sebelum kerja dari kantor," kata Pichai, seperti dilansir dari laman Metro, Minggu, 1 Agustus 2021.


Ia pun mengklarifikasi bahwa siapa pun yang datang untuk bekerja di kantor perlu divaksinasi sepenuhnya. Demikian juga Twitter yang telah mengumumkan akan menutup kantornya di New York dan San Francisco – keduanya di AS.


Twitter mengaku, setelah mempertimbangkan dengan cermat pedoman terbaru Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (Centers for Disease Control and Prevention/CDC), serta dan mengingat situasi dan kondisi saat ini, mereka lalu membuat keputusan untuk menutup kantor serta menghentikan pembukaan kembali kantor sampai dengan waktu yang belum ditentukan.


Sementara Facebook menyebut akan mewajibkan seluruh karyawannya untuk divaksinasi sebelum kembali ke kantornya. Sedangkan kebijakan kembali ke kantor akan tergantung pada kondisi dan aturan lokal atau negara bagian di AS tempat Facebook beroperasi.


Sumber: Viva.co.id

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment