-->

Type something and hit enter

Editor On

NAFAZNEWS.COM - Seorang anggota DPR di India mobilnya kena razia karena memakai pelat nomor ilegal dan memasang sirene. Politisi itu kemudian tertangkap kamera kabur naik motor, meninggalkan mobil dan sopirnya.


Peristiwa ini terjadi di wilayah Khandwa, India, Senin (4/10) awal pekan ini. Semua bermula dari operasi yang dilakukan kepolisian menjelang digelarnya pemungutan suara beberapa waktu ke depan.


Saat melakukan operasi, polisi melihat Toyota Innova Crysta terparkir di pinggir jalan tak jauh dari Bombay Bazar. Mobil tersebut diketahui merupakan milik anggota parlemen, alias DPR.


Pemiliknya bernama Shankar Lalwani. Kepemilikan mobil tersebut sangat jelas lantaran pelat nomor kendaraan dimodifikasi sehingga bisa mencantumkan posisinya sebagai anggota parlemen.


'Sansad Indore' alias 'Parlemen Indore' tertulis di pelat nomor tersebut. Indore merupakan wilayah paling padat penduduk di area Madhya Pradesh, yang merupakan wilayah metropolitas paling besar di India tengah.


Mobil tersebut juga menyalahi banyak aturan di India. Di antaranya penggunaan sirene serta alat pengeras suara.


Untuk diketahui, sejak tahun 2017 pemerintah India melarang kendaraan menggunakan sirene, pengeras suara, rotator, atau atribut sejenis. Peraturan ini berlaku juga untuk kalangan pejabat publik, politisi, birokrat, dan menteri. Bahkan kendaraan presiden dan perdana menteri India juga tak diizinkan memakainya. Demikian dikutip dari Cartoq.


Polisi yang melakukan razia kemudian memasang kunci roda pada kendaraan milik Shankar Lalwani. Sopir mobil tersebut juga dikenakan tilang dan diwajibkan membayar denda serta melepas semua atribut terlarang. Termasuk pelat nomor modifikasi.


Sementara pemiliknya, anggora DPR Shankar Lalwani, mengklaim dirinya tidak berada di lokasi saat operasi itu terjadi.


Namun beberapa saksi mata justru melihat Shankar Lalwani berada tak jauh dari lokasi tersebut.


Bahkan ada sebuah foto yang menunjukkan dia tengah membonceng motor meninggalkan lokasi kejadian.


Ketika dikonfirmasi wartawan, Shankar Lalwani menyebut mobilnya kena razia karena parkir sembarangan. Masalah itu, katanya, sudah selesai karena denda sudah dibayar.



Sumber: Detik.com

Berkomentarlah yang bijak dan bagikan jika bermanfaat

Click to comment